Penipu Berkedok Petugas Kargo Ditangkap Polisi

Kompas.com - 20/09/2017, 19:42 WIB
 Polisi menangkap Ike Agustina alias Dila (28), perempuan yang terlibat dalam komplotan penipuan bermodus petugas kargo. Foto diambil saat Nila berada di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Polisi menangkap Ike Agustina alias Dila (28), perempuan yang terlibat dalam komplotan penipuan bermodus petugas kargo. Foto diambil saat Nila berada di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap Ike Agustina alias Dila (28), perempuan yang terlibat dalam komplotan penipuan bermodus kargo. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bismo Teguh Prakoso, menerangkan bahwa pada Agustus 2017, seorang perempuan melapor ke polisi karena ditipu komplotan itu.

"Awalnya korban dikirimi pesan di Facebook atas nama Fred Harper yang menawarkan barang-barang mewah yang tertahan di bea cukai," kata Bismo di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017).

Orang yang mengaku bernama Fred Harper asal Inggris itu menawarkan perhiasan, jam tangan, tas, dan kotak berisi uang. Barang-barang itu disebut berasal dari Security Cargo Network UK.

Korban yang tertarik pun sepakat menerima barang itu. Korban diminta menghubungi perwakilan Security Cargo Network di Indonesia yang bernama Dila. Dila menyampaikan kepada korban bahwa ada kiriman dari Fred Harper di Bandara Denpasar Bali.

Untuk mengirimkan barang itu ke Jakarta, korban diminta mentransfer uang Rp 9,5 juta ke rekening BNI atas nama Arni Sumiati. Korban pun mengirimkan uang tersebut. Namun, alih-alih menerima paket, ia malah dimintai uang lagi.

"Dila menghubungi dan menyampaikan paketnya tertahan saat pemeriksaan di bandara karena ada banyak perhiasan dan uang, tapi katanya bisa dibantu lewat jalur belakang," kata Bismo.

Korban kembali diminta untuk mentransfer uang Rp 30 juta. Karena ragu, korban kemudian menanyakan kepada Fred Harper.

Fred Harper meyakinkan agar kembali mengirimkan uang dan memberikan bukti pengiriman. Karena merasa janggal, korban melapor ke polisi. Polisi melacak nomor telepon dan nomor rekening penipu.

Tersangka yang mengaku bernama Dila akhirnya ditangkap polisi. Ia mengaku hanya menerima komisi 10 persen dari uang yang dikirim. Orang yang mengaku "Fred Harper" yang merupakan kekasih Dila kini diburu polisi.

Dila mengaku, dia baru empat bulan berkenalan dengan kekasihnya itu dan bekerja sebagai penipu.

"Tersangka kami kenakan Pasal 378 tentang penipuan dan UU ITE dengan ancaman hukuman enam tahun penjara," kata Bismo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

UPDATE 28 Oktober: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 22, Totalnya Kini 2.117

Megapolitan
Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

Libur Panjang, 41.984 Kendaraan Keluar Jakarta dari Tol Tangerang-Merak

Megapolitan
Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

Pulang dari Luar Kota Setelah Libur Panjang, ASN di Bogor Wajib Swab Test dan Karantina Mandiri

Megapolitan
Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

Hari Ketiga Operasi Zebra di Jakbar, Tidak ada Pengemudi yang Ditilang

Megapolitan
UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 28 Oktober: Total 7.007 Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Bima Arya Imbau Warga dan ASN Bogor Tidak ke Luar Kota Selama Libur Panjang

Bima Arya Imbau Warga dan ASN Bogor Tidak ke Luar Kota Selama Libur Panjang

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Kasus Positif Bertambah 14 dan 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

UPDATE 28 Oktober: Kasus Positif Bertambah 14 dan 2 Pasien Covid-19 Meninggal di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 28 Oktober: Bertambah 844, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 103.552

UPDATE 28 Oktober: Bertambah 844, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 103.552

Megapolitan
Tepergok saat Beraksi, Perampok Spesialis Rumah Kosong di Pademangan Diamuk Massa

Tepergok saat Beraksi, Perampok Spesialis Rumah Kosong di Pademangan Diamuk Massa

Megapolitan
Kebakaran Indekos di Tambora Diduga karena Korsleting listrik

Kebakaran Indekos di Tambora Diduga karena Korsleting listrik

Megapolitan
Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

Dua Orang Diduga Copet Ditangkap di Tengah Unjuk Rasa

Megapolitan
11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

11 Pemuda Diamankan Saat Hendak Ikut Demo Omnibus Law, 2 dari Mereka Positif Narkoba

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

Pemkot Bogor Siapkan 3.000 Alat Rapid Tes untuk Wisatawan Selama Libur Panjang

Megapolitan
Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Kali Kecelakaan Beruntun dalam Sehari di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

Akan Ikut Demo Tolak Omnibus Law, 11 Pemuda Diamankan Polres Jaksel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X