Veronica Tan: Penghuni Rusun Anaknya Banyak, Disuruh KB Enggak Mau

Kompas.com - 21/09/2017, 23:03 WIB
Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama. KOMPAS.com/JESSI CARINA Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama.
Penulis Nursita Sari
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Istri mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Veronica Tan atau akrab disapa Vero, mengenang saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta.

Saat itu, ia melihat warga yang tinggal di rusun memiliki banyak anak, namun mereka enggan mengikuti program keluarga berencana (KB).

Oleh karena itu, ia ingin memberdayakan anak-anak rusun. Salah satunya dengan menggelar operet "Aku Anak Rusun" yang digagas sekitar dua tahun lalu.

"Pada saat di rusun saya lihat anaknya banyak sekali. Disuruh KB, enggak (mau) KB-KB. Kita aja dua anak susah ngurusnya. Saya tambah satu, tiga," ujar Vero di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Kamis (21/9/2017).

Penghuni rusun, kata Vero, memiliki anak 4-5 orang. Namun, mereka senang dengan banyak anak yang mereka miliki.

(Baca: Veronica Tan Ingin Cerita Arti Kebersamaan dan Keberagaman dalam Operet Anak Rusun)

 

Tim Penggerak PKK DKI Jakarta pun harus membina mereka. Vero menyebut, ada pengalaman susah dan senang dalam membina penghuni rusun.

"Ya susah senangnya tahulah bagaimana kita membina anak-anak di rusun, ibu-ibu di rusun, susah tapi excited," kata dia.

Vero menyampaikan, operet merupakan bentuk pembinaan dan semangat untuk menjaga anak-anak tetap melakukan kegiatan positif.

Vero senang operet itu bisa terselenggara dengan baik. Meski tak lagi menjadi Tim Penggerak PKK, Vero tetap terlibat dalam operet tersebut bersama Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta saat ini, Happy Farida.

"Saya yakin ini adalah spirit kita bersama karna kita mau Indonesia tetap satu dengan keragaman yang ada dan tidak tergantung status mereka, tapi yang penting ada wadah, ada hati, ada yang mau mendidik, mereka bisa berkegiatan positif," ucap Vero.

Operet "Aku Anak Rusun: Ada Gulali di Hatiku" merupakan drama musikal yang diperankan sekitar 150 anak dari lima rusun di Jakarta. Operet ini mengajarkan nilai-nilai moral, mulai dari persahabatan, kebersamaan, hingga keberagaman suku di Indonesia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X