PT MRT Kirim Instruktur Masinis Ikuti Pelatihan di Malaysia

Kompas.com - 26/09/2017, 17:09 WIB
Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (26/9/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIDirektur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (26/9/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, pihaknya telah mengirim instruktur masinis ke Malaysia untuk mengikuti pelatihan. Mereka dilatih oleh Rapid Rail Academy Malaysia.

"Kami sudah dua batch mengirim instruktur masinis. Training masinis di Malaysia dilaksanakan selama 30 hari, jadi tahapan training di Rapid Rail karena Malaysia sudah menjalankan kereta sejenis ya," ujar William di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (26/9/2017).

William menjelaskan, para instruktur masinis mengikuti berbagai pelatihan, seperti mempelajari rule book, rolling stock system, merangkai kereta di depo, hingga menjalankan kereta. Selain itu, mereka juga mengikuti ujian.

"Yang terakhir nanti akan diadakan tes dari Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia. Jadi mereka mendapatkan dua sertifikat, dari operator di sana dan dari Pemerintah Malaysia," kata dia.

Baca: Investasi Metro Kapsul Diklaim Lebih Murah Dibanding LRT dan MRT

Pelatihan instruktur masinis, lanjut William, diperlukan agar mereka memiliki kualifikasi untuk melatih masinis-masinis yang akan bertugas di PT MRT Jakarta nantinya.

"Jadi ini memastikan kami punya trainer masinis nantinya yang qualified untuk melatih masinis-masinis," ucap William.

Selain itu, PT MRT Jakarta juga melakukan diklat orientasi perkeretaapian bagi calon karyawan yang telah direkrut.

Diklat yang terdiri dari diklat dasar dan diklat kompetensi dilakukan sampai Desember 2017. Diklat orientasi perkeretaapian dilakukan agar PT MRT Jakarta memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkulitas.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X