Jika Kuasa Hukum Kembali Tak Hadir, Pledoi Pembunuhan di Pulomas Akan Langsung Dibacakan Terdakwa

Kompas.com - 26/09/2017, 17:54 WIB
Agenda pembacaan pledoi terdakwa perampokan dan pembunuhan Pulomas ditunda hingga Selasa pekan depan. Foto diambil Selasa (26/9/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comAgenda pembacaan pledoi terdakwa perampokan dan pembunuhan Pulomas ditunda hingga Selasa pekan depan. Foto diambil Selasa (26/9/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang perkara perampokan dan pembunuhan di Pulomas dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan dari tim kuasa hukum terdakwa yang sedianya digelar Selasa (26/9/2017) resmi ditunda hingga 3 Oktober 2017 mendatang.

Penundaan tersebut dilakukan lantaran absennya tim kuasa hukum terdakwa Ridwan Sitorus alias Ius Pane, Erwin Situmorang, dan Alfin Sinaga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur hari ini.

Hakim Ketua Gede Iriawan kemudian memberikan ultimatum kepada tim kuasa hukum terdakwa untuk bisa membacakan pledoi pada Selasa pekan depan.

"Sidang untuk pembelaan ini ditunda seminggu. Apabila minggu depan tidak mengajukan pledoi maka tidak ada lagi pembelaan dari tim kuasa hukum terdakwa, langsung pembelaan lisan dari terdakwa," jelas Gede di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Gede kemudian meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menyampaikan penundaan sidang tersebut ke tim penasihat hukum terdakwa.

"Tolong JPU berkoordinasi dengan tim kuasa hukum terdakwa soal penundaan sidang ini. Juga tolong sampaikan menyiapkan materi pembelaan untuk terdakwa," ujar dia.

Baca: Dua Terdakwa Perampokan di Pulomas Dituntut Hukuman Mati

Selain itu, Gede juga meminta agar ketiga terdakwa menyampaikan ke kuasa hukumnya untuk menyiapkan materi pledoi yang akan dibacakan pada sidang berikutnya.

"Terdakwa satu, dua, dan ketiga juga boleh membuat pledoi tertulis. Disiapkan saja minggu depan," imbuhnya.

Kasus perampokan di Pulomas terjadi pada Desember 2016 dan menewaskan enam orang karena disekap komplotan perampok di dalam kamar mandi.

Korban yang meninggal dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga Dodi. 

Adapun korban selamat bernama Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Megapolitan
Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Megapolitan
Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Megapolitan
Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Megapolitan
Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Megapolitan
Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Megapolitan
Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X