PT MRT Konsultasikan Pembangunan Stasiun di Kota Tua

Kompas.com - 26/09/2017, 18:59 WIB
Pengunjung Kota Tua Jakarta sedang menaiki sepeda onthel di pelataran Museum Fatahillah, Jakarta, Selasa (23/6/2015). KOMPAS.com/Wahyu Adityo ProdjoPengunjung Kota Tua Jakarta sedang menaiki sepeda onthel di pelataran Museum Fatahillah, Jakarta, Selasa (23/6/2015).
Penulis Nursita Sari
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan, pihaknya tengah berkonsultasi dengan tim cagar budaya terkait pembangunan stasiun mass rapid transit (MRT) di kawasan Kota Tua.

Konsultasi dilakukan karena kawasan Kota Tua telah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan cagar budaya.

"Kami sudah mulai berbicara dengan tim cagar budaya untuk mendapatkan comment, feedback dari mereka," ujar Silvia di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (26/9/2017).

Selain itu, PT MRT Jakarta bersama konsultan mereka juga sedang merumuskan cara yang tepat untuk membangun stasiun di kawasan Kota Tua dan jalur bawah tanah fase II MRT (Bundaran HI - Kampung Bandan).

Baca: PT MRT Kirim Instruktur Masinis Ikuti Pelatihan di Malaysia

Sebab, tak hanya harus melalui bagian dari cagar budaya, koridor jalur bawah tanah pada fase II juga memiliki banyak tantangan.

"Kita akan melewati koridor bawah sungai, di tengah-tengah dia gedung-gedung tua, kemudian memasuki Kota Tua. Challenge utamanya mencari metode kerja yang tepat untuk membuat stasiun di sepanjang koridor ini, metode seperti apa yang paling baik untuk melakukan pembuatan stasiun di daerah Kota Tua," kata Silvia.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar menjelaskan, PT MRT Jakarta sangat berhati-hati melakukan pembangunan fase II karena memiliki karakteristik tersendiri.

"Karakteristiknya akan unik sekali karena itu kawasan bersejarah, di bawah sungai. Betul-betul kami hati-hati, akan memastikan supaya ada integrasi dengan kawasan di atasnya, misalnya di Kota Tua, ada nilai sejarah, nilai pariwisata," kata William dalam kesempatan yang sama.

Fase II MRT rencananya akan memiliki delapan stasiun, yakni Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, Kota, dan Kampung Bandan.

Depo MRT jalur Selatan-Utara rencananya dibangun di Kampung Bandan. PT MRT Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta saat ini masih memastikan lahan milik PT KAI itu bisa digunakan untuk membangun depo.

Baca: Lahan untuk Depo MRT di Kampung Bandan Dihuni 1.500 KK

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Megapolitan
Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Megapolitan
Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Megapolitan
Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Megapolitan
Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Megapolitan
Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Megapolitan
Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Megapolitan
Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Megapolitan
Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Megapolitan
Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Megapolitan
Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Megapolitan
Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Megapolitan
Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Megapolitan
Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X