Merasa Difitnah, Rektor UNJ yang Diberhentikan Akan Lapor ke Bareskrim

Kompas.com - 27/09/2017, 12:21 WIB
Rektor Universitas Negeri Jakarta, Djaali saat ditemui di Rektorar UNJ, Senin (14/8/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaRektor Universitas Negeri Jakarta, Djaali saat ditemui di Rektorar UNJ, Senin (14/8/2017)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Djaali mengaku akan membuat laporan ke Bareskrim Polri menyusul pemberhentian dirinya oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

"Nanti di Bareskrim sekitar jam 1-an mau melaporkan tindak pidana fitnah," kata Djaali saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/9/2017).

Pihak yang akan dilaporkannya ke Bareskrim adalah semua orang yang berbicara di media, termasuk yang menyebarkan fitnah atas dirinya.

"Sekarang saya belum bisa ngomong apa-apa. Nanti saja di Bareskrim, akan ada konferensi pers," ujar dia.

Baca: Rektor UNJ Djaali Resmi Diberhentikan

Djaali diberhentikan per tanggal 25 September 2017, digantikan oleh Prof. Dr. Intan Ahmad, Ph.D sebagai Pejabat Pelaksana Harian Rektor UNJ.

"Tanggal 25 September 2017, Prof. Dr. Intan Ahmad, Ph.D ditetapkan oleh Menristekdikti sebagai Pejabat Pelaksana Harian Rektor UNJ yang dinyatakan dihadapan para Wakil Rektor dan Dekan di lingkungan UNJ," kata Kepala UPT Humas UNJ Asep Sugiarto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Asep mengaku tak tahu mengapa Djaali diberhentikan dari jabatannya sebagai rektor UNJ.

Baca: Ombudsman Nilai Rektor UNJ Lakukan Maladministrasi atas Dugaan Nepotisme

"Kalau itu tanya ke Kemenristekdikti saja ya," ucap dia singkat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanda Tanya Kasus Penembakan 2 Orang di Exit Tol Bintaro oleh Polantas

Tanda Tanya Kasus Penembakan 2 Orang di Exit Tol Bintaro oleh Polantas

Megapolitan
Bau Pesing dan Becek di JPO Terminal Depok, Warga: Baru Mau Naik, Eh Ada yang Kencing...

Bau Pesing dan Becek di JPO Terminal Depok, Warga: Baru Mau Naik, Eh Ada yang Kencing...

Megapolitan
15 Tahun Berkonflik, Pembangunan GKI Yasmin Bogor Dimulai

15 Tahun Berkonflik, Pembangunan GKI Yasmin Bogor Dimulai

Megapolitan
PPKM Level 2, Pemprov DKI Kurangi Jam Operasional Transportasi Umum

PPKM Level 2, Pemprov DKI Kurangi Jam Operasional Transportasi Umum

Megapolitan
Senin Siang, Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet Akan Divonis di PN Depok

Senin Siang, Terdakwa Kasus Hoaks Babi Ngepet Akan Divonis di PN Depok

Megapolitan
Transjakarta: Tak Ada Perubahan Layanan dalam Penghentian Sementara Operasional 229 Bus

Transjakarta: Tak Ada Perubahan Layanan dalam Penghentian Sementara Operasional 229 Bus

Megapolitan
PPKM Level 2, Bus Transjakarta Hanya sampai Pukul 22.30 WIB

PPKM Level 2, Bus Transjakarta Hanya sampai Pukul 22.30 WIB

Megapolitan
UPN Veteran Jakarta Copot Pengurus Menwa Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

UPN Veteran Jakarta Copot Pengurus Menwa Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Megapolitan
Proyek Tambal Sulam Sumur Resapan Jakarta dan Instruksi Anies

Proyek Tambal Sulam Sumur Resapan Jakarta dan Instruksi Anies

Megapolitan
UPDATE: Tambah 4 Kasus di Tangsel, 43 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 4 Kasus di Tangsel, 43 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jakarta Hujan Siang-Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jakarta Hujan Siang-Sore

Megapolitan
Ganjil Genap Depok, Saat Warga Keluhkan Kemacetan di Luar Margonda

Ganjil Genap Depok, Saat Warga Keluhkan Kemacetan di Luar Margonda

Megapolitan
Aturan Masuk Indonesia bagi WNI dan WNA yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Aturan Masuk Indonesia bagi WNI dan WNA yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] 29 Sumur Resapan di Lebak Bulus Akan Dilubangi | Uji Coba Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan

[POPULER JABODETABEK] 29 Sumur Resapan di Lebak Bulus Akan Dilubangi | Uji Coba Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.