"Underpass" di Stasiun Bojong Gede Mulai Dioperasikan

Kompas.com - 28/09/2017, 11:02 WIB
Gerbang elektronik di Stasiun Bojonggede, Bogor, Selasa (27/8/2013). Dulunya, lokasi ini merupakan tempat yang digunakan pedagang-pedagang kios untuk berjualan di area stasiun. Alsadad RudiGerbang elektronik di Stasiun Bojonggede, Bogor, Selasa (27/8/2013). Dulunya, lokasi ini merupakan tempat yang digunakan pedagang-pedagang kios untuk berjualan di area stasiun.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai mengoperasikan fasilitas underpass atau terowongan untuk penyeberangan orang di Stasiun Bojong Gede.

Stasiun Bojong Gede menjadi salah satu stasiun yang dipilih menjado lokasi pembangunan underpass berdasarkan jumlah kepadatan yang mencapai 35.000 pengguna jasa per hari.

"Underpass ini merupakan underpass terakhir dari program pembangunan enam underpass yang digagas KCI sejak penghujung 2016," ujar VP Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis, Kamis (28/9/2017).

Di Stasiun Bojong Gede, underpass bernuansa putih tersebut memiliki kedalaman 2,5 meter di bawah rel, dengan panjang 18,3 meter dan lebar 5 meter.

Underpass tersebut dilengkapi dua tangga manual yang berada di peron arah Jakarta Kota dan Bogor, masing-masing panjangnya 26,6 meter dan 24,8 meter serta memiliki lebar 3 meter.

(baca: Begini Penampakan "Underpass" di Stasiun Tebet)

Eva menjelaskan, sebelumnya sudah ada underpass di lima stasiun, yaitu di Stasiun Tebet, Sudimara, Pondok Ranji, Citayam, dan Cilebut.

Sehingga saat ini sudah ada enam underpass di stasiun yang sudah beroperasi. Program pembangunan underpass, kata Eva, ditujukan meningkatkan aspek keselamatan untuk para pengguna, sehingga tidak ada lagi orang yang menyeberang antar-peron di perlintasan rel kereta.

Kemudian, untuk keselamatan para penumpang, PT KCI telah menutup penyeberangan antar-peron yang masih sebidang dengan jalur di Stasiun Tanah Abang melalui pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

Megapolitan
Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X