Pemkot Bekasi Berharap Stasiun Bekasi Timur Segera Beroperasi

Kompas.com - 03/10/2017, 16:41 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana. KOMPAS.COM/Anggita MuslimahKepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana.
|
EditorErvan Hardoko

BEKASI, KOMPAS.com – Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, Pemkot Bekasi berharap stasiun Bekasi Timur segera beroperasi.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menjadwalkan KRL Jakarta- Cikarang dioperasikan September 2017, namun diundur menjadi Oktober 2017.

“Katanya kan mau dioperasikan mulai 1 Oktober, tapi udah lewatkan sekarang. Nah kita gini, itu kan kewenangannya pemerintah pusat, Dirjen Perkeretaapian, kita menunggu sajalah,” ujar Yayan saat ditemui di Bekasi, Selasa (3/10/2017).

Ia menjelaskan, walaupun masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat, Pemkot Bekasi berharap Stasiun Bekasi Timur segera beroperasi.

Baca: Pemkot Bekasi Ingin Buat Jalur Angkot di Kawasan Stasiun Bekasi Timur

“Insya Allah dan pasti, kalau Stasiun Bekasi Timur dioperasikan, bisa membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Stasiun Bekasi,” kata Yayan.

Menurut dia, jika nantinya Stasiun Bekasi Timur sudah beroperasi, maka penumpang yang berasal dari Cikarang dan Tambun, tidak perlu turun di Stasiun Bekasi sehingga bisa mengurangi kemacetan lalu lintas.

Adapun Stasiun Bekasi Timur ini direncakan beroperasi mulai awal Oktober yang akan dilintasi KRL rute Jakarta-Cikarang.

Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Joice Hutajulu mengatakan, pengoperasian kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Cikarang diundur ke Oktober mendatang.

"Sebelum tanggal 17 September ada tim yang sudah mengecek di tanggal 14 September kemarin. Nah, itu ada beberapa hal yang harus dicek," kata Joice.

Ia menjelaskan, dari hasil pengecekan tersebut, stasiun Tambun dan stasiun Cikarang belum siap untuk dioperasikan terutama terkait dengan aspek keselamatan dan pelayanan.

Baca: Stasiun Bekasi Timur Akan Ramah Difabel hingga Ada Ruang Laktasi

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Polisi: Jenazah Editor Metro TV Mulai Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Usut Kasus Kematian Wartawan Metro TV, Polisi Periksa 12 Saksi

Megapolitan
Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yudi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Ada Luka Tusuk di Leher dan Paha Yudi Prabowo, Editor Metro TV yang Ditemukan Tewas

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Lurah Grogol Selatan Dinilai Langgar Disiplin PNS karena Terbitkan E-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Fakta Eksploitasi 305 Anak oleh WN Prancis, Bisa Bahasa Indonesia hingga Rehabilitasi Korban...

Megapolitan
Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Fakta Tewasnya Editor Metro TV yang Ditemukan di Pinggir Tol Pesanggrahan

Megapolitan
Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Fakta Mobil Terjun ke Kalimalang, Sopir Diduga Mengantuk yang Berujung Tewasnya Ibu dan Anak

Megapolitan
Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Saat Pandemi, Kelompok Tani Wanita Sunter Agung Panen Sawi 40 Kilogram

Megapolitan
Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Fakta Tiga Pilot Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu, Ada yang Kerja untuk Maskapai Pemerintah

Megapolitan
Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X