500 Pelintasan Sebidang Ditutup untuk Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya

Kompas.com - 03/10/2017, 19:52 WIB
Tampak kondisi salah satu pelintasan sebidang di relasi Tanjung Priok-Jakarta Kota, tepatnya di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Senin (21/12/2015). Pelintasan tersebut tidak dilengkapi dengan palang dan sirine sehingga harus ada orang yang menjaga arus lalu lintas di sana. 



Andri Donnal PuteraTampak kondisi salah satu pelintasan sebidang di relasi Tanjung Priok-Jakarta Kota, tepatnya di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Senin (21/12/2015). Pelintasan tersebut tidak dilengkapi dengan palang dan sirine sehingga harus ada orang yang menjaga arus lalu lintas di sana.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk mewujudkan proyek kereta semi-cepat Jakarta hingga Surabaya, pihaknya harus menutup ratusan pelintasan sebidang.

"Ada 500-800 pelintasan sebidang yang harus kami tutup dalam proyek ini," ujar Budi, saat meninjau Stasiun Rangkasbitung, Banten, Selasa (3/10/2017).

Dia mengatakan, penutupan pelintasan sebidang dilakukan karena dalam proyek ini pihaknya tidak akan membangun jalur kereta baru atau menggunakan rel lama (existing).

Meski demikian, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan studi kelaikan proyek.

"Kami terus lakukan studi. Palang pintu, pelintasan sebidang, itulah bagian-bagian yang mestinya dicari solusinya. Oleh karwnanya berkaitan dengan itu kita secara real akan menyelesaikan Jakarta-Surabaya," ucapnya.

(baca: Kemungkinan Kereta Jakarta-Surabaya Tak Bangun Jalur Baru)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, proyek kereta semi-cepat Jakarta-Surabaya kemungkinan besar tidak membutuhkan jalur baru. Investor Jepang akan memanfaatkan jalur kereta yang sudah ada.

Pertimbangan utamanya adalah pada nilai proyek. Nilai proyek jauh lebih rendah jika memanfaatkan jalur kereta yang sudah ada daripada membangun jalur baru.

"Pertimbangan cost-nya enggak terlalu mahal. Kalau enggak (menggunakan jalur existing) bisa Rp 100 triliunan sendiri. Bisa setengah lebih itu bedanya," ujar Luhut beberapa saat yang lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

Berita Foto
Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Megapolitan
247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

Megapolitan
Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

Megapolitan
Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Megapolitan
[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X