Saat Basaria Ajak Djarot dan DPRD DKI Bayangkan Ditangkap KPK

Kompas.com - 04/10/2017, 11:56 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, para pimpinan DPRD DKI Jakarta, dan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan membuat kesepakatan pencegahan korupsi di Balai Kota, Rabu (4/10/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, para pimpinan DPRD DKI Jakarta, dan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan membuat kesepakatan pencegahan korupsi di Balai Kota, Rabu (4/10/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Basaria Panjaitan berbicara tentang pencegahan korupsi di depan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan pimpinan DPRD DKI di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (4/10/2017).

Basaria mengajak mereka membayangkan masa depannya jika ditangkap KPK.

"Saya minta sedetik saja dibayangkan, kalau kita ditangkap KPK karena kasus korupsi, langsung ngedrop. Yang pasti jabatan hilang, harga diri hilang, rasa malu," kata Basaria 

Basaria ke Balaikota untuk menghadiri penandatanganan komitmen bersama program pencegahan dan penindakan korupsi di DKI Jakarta. Basaria mengaku selalu memberi pesan yang sama setiap bertemu penyelenggara negara.

Baca juga: Pimpinan KPK: Orang yang Korupsi Bukan Pancasilais

Pesannya bahwa penyesalan selalu datang terlambat. Jangan sampai mereka menyesal setelah ditangkap KPK karena kasus korupsi. Jabatan, harga diri, bahkan teman-teman terlanjur hilang.

"Tidak ada apa-apanya kita ini kalau sudah ditangkap penegak hukum. Habis semuanya. Jadi harusnya kita mensyukuri ini adalah amanah yang kita terima," kata Basaria.

Karena itu, KPK memasukan tim koordinasi supervisi untuk membantu pencegahan korupsi di sebuah pemerintahan daerah. Di DKI Jakarta, tim itu sudah masuk sejak tiga bulan lalu. Basaria berharap semua provinsi di Indonesia bisa didampingi oleh tim koordinasi supervisi KPK.

"Kalau sudah masuk, diharapkan tidak ada lagi upaya represif dari KPK dan diharapkan tidak ada lagi yang macem-macem dan aneh-aneh," kata Basaria.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lucinta Luna Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Lucinta Luna Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Megapolitan
Garuda Indonesia Gelar Sayembara Desain Masker di Moncong Pesawat

Garuda Indonesia Gelar Sayembara Desain Masker di Moncong Pesawat

Megapolitan
Warga Kepulauan Seribu Keluhkan Kondisi Ekonomi akibat PSBB Jakarta

Warga Kepulauan Seribu Keluhkan Kondisi Ekonomi akibat PSBB Jakarta

Megapolitan
Polisi Masukkan Nama Cai Changpan ke Dalam DPO

Polisi Masukkan Nama Cai Changpan ke Dalam DPO

Megapolitan
Batasi Jam Operasional, Pemkot Bekasi Harap Pelaku Usaha Utamakan Kesehatan

Batasi Jam Operasional, Pemkot Bekasi Harap Pelaku Usaha Utamakan Kesehatan

Megapolitan
Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bodetabek, Wagub DKI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bodetabek, Wagub DKI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Digemari Masyarakat, Ini Alasan Harga Janda Bolong Melambung

Digemari Masyarakat, Ini Alasan Harga Janda Bolong Melambung

Megapolitan
UPDATE 1 Oktober: Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel Capai 1.007 Orang

UPDATE 1 Oktober: Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel Capai 1.007 Orang

Megapolitan
Remaja Tewas Dibacok dalam Tawuran di Tengah Pandemi Covid-19

Remaja Tewas Dibacok dalam Tawuran di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kecelakaan hingga Mobil Terbalik di Tol JORR, Suami, Istri, dan Anak Selamat

Kecelakaan hingga Mobil Terbalik di Tol JORR, Suami, Istri, dan Anak Selamat

Megapolitan
Pangdam Jaya Sebut Belum Ada yang Kena Sanksi akibat Kericuhan di TMP Kalibata

Pangdam Jaya Sebut Belum Ada yang Kena Sanksi akibat Kericuhan di TMP Kalibata

Megapolitan
Satpol PP Bakal Segel Tempat Usaha di Kota Bekasi yang Beroperasi di Atas Pukul 18.00 WIB

Satpol PP Bakal Segel Tempat Usaha di Kota Bekasi yang Beroperasi di Atas Pukul 18.00 WIB

Megapolitan
Langkah Pengelola Atasi Anjloknya Jumlah Penumpang di Bandara Sekarno-Hatta Selama Pandemi

Langkah Pengelola Atasi Anjloknya Jumlah Penumpang di Bandara Sekarno-Hatta Selama Pandemi

Megapolitan
Kampanye di Buaran, Sara Janjikan Pusat Kesenian seperti TIM di Tangsel

Kampanye di Buaran, Sara Janjikan Pusat Kesenian seperti TIM di Tangsel

Megapolitan
Pasien OTG Meningkat, Pemprov DKI Terus Siagakan Fasilitas Isolasi Mandiri

Pasien OTG Meningkat, Pemprov DKI Terus Siagakan Fasilitas Isolasi Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X