Lima Lagi Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Pakai Pembayaran Non-Tunai

Kompas.com - 05/10/2017, 11:37 WIB
Humas PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Handoyono. KOMPAS.COM/Anggita MuslimahHumas PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Handoyono.
|
EditorErvan Hardoko

BEKASI, KOMPAS.com - Humas Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek, Handoyono mengatakan, pada Kamis (5/10/2017) ruas tol tersebut kembali menerapkan sistem pembayaran non-tunai di beberapa gerbang tol.

Penerapan pembayaran non-tunai tersebut sudah dilakukan secara bertahap sejak 17 September 2017.

"Hari ini ada 5 gerbang tol yang sudah menggunakan sistem non-tunai, jadi di semua gardu tidak lagi bisa transaksi dengan uang tunai," ujar Handoyono di Bekasi, Kamis.

Ia menjelaskan, gerbang tol yang hari ini diberlakukan sistem non-tunai yaitu gerbang tol Pondok Gede Barat 1 (dari arah Jakarta), Pondok Gede Timur 1 (dari arah Jakarta), Cikunir 1 dan 3, Bekasi Barat 1, dan Bekasi Timur 1.

Baca: Jadwal Penerapan Pembayaran Non-tunai di Tol Jakarta-Cikampek

Sementara itu, kata dia, sejak September lalu sudah lima gerbang tol menggunakan sistem pembayaran non-tunai.

Kelima gerbang tol itu adalah gerbang tol Pondok Gede Timur 2 (arah ke Jakarta), Tambun (arah ke Jakarta), Pondok Gede Barat 2 (arah ke Jakarta), Bekasi Barat 2, dan Bekasi Timur 2.

Penerapan sistem pembayaran non-tunai diberlakukan secara bertahap, alasannya kata Handoyono agar para pengguna jalan tidak kaget.

Dalam artian, kata dia, konsumen sudah mengetahui bahwa mereka harus mempersiapkan pembayaran secara non-tunai.

"Bertahap skan banyak pengguna jalan yang tidak menggunakan non-tunai. Nah apalagi serempak. Kita kan mengikuti apa yang menjadi program pemerintah. Program pemerintah kan sekarang mau di elektronik semuanya dan kami harus mendukung program itu," kata Handoyo

Sementara itu, Handoyono mengatakan, bagi pengguna jalan yang belum memiliki kartu pembayaran non-tunai, maka bisa membeli kartu tersebut ke petugas sebelum masuk ke gardu tol.

Kemudian untuk pengguna jalan tol yang sudah memiliki kartu, namun saldonya tidak mencukupi, bisa melakukan pengisian ulang dengan uang tunai atau sistem debit dari kartu ATM di gardu tol tertentu.

Baca: Pembayaran Non-tunai di Tol Jakarta-Cikampek Dapat Diskon 10 Persen



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Permintaan Anies Cat Genteng Rumah di Sekitar Flyover Lenteng Agung yang Mulai Direalisasikan

Permintaan Anies Cat Genteng Rumah di Sekitar Flyover Lenteng Agung yang Mulai Direalisasikan

Megapolitan
Rizieq Shihab Minta Maaf, Janji Tidak Buat Kerumunan Lagi Selama Pandemi Covid-19

Rizieq Shihab Minta Maaf, Janji Tidak Buat Kerumunan Lagi Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Fasilitasi Pasien Karantina, Rumah Lawan Covid-19 Siapkan Ruang Khusus Pencoblosan Pilkada Tangsel

Fasilitasi Pasien Karantina, Rumah Lawan Covid-19 Siapkan Ruang Khusus Pencoblosan Pilkada Tangsel

Megapolitan
124 Jiwa Mengungsi karena Kebakaran di Angke Selasa Sore

124 Jiwa Mengungsi karena Kebakaran di Angke Selasa Sore

Megapolitan
Foto Viral Surat Hasil Swab Positif Covid-19, Rizieq Shihab Akui Sedang Isolasi Mandiri

Foto Viral Surat Hasil Swab Positif Covid-19, Rizieq Shihab Akui Sedang Isolasi Mandiri

Megapolitan
Asrama Mahasiswa dan Pusat Studi Jepang UI Dibidik Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok

Asrama Mahasiswa dan Pusat Studi Jepang UI Dibidik Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok

Megapolitan
2 Kantong Parkir Disiapkan untuk Kendaraan Warga yang Terkena Banjir Pejagalan

2 Kantong Parkir Disiapkan untuk Kendaraan Warga yang Terkena Banjir Pejagalan

Megapolitan
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Wali Kota Bekasi: Lebih Baik Diam di Rumah

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Wali Kota Bekasi: Lebih Baik Diam di Rumah

Megapolitan
Jelang Pilkada 2020, Rumah Lawan Covid-19 Mulai Data Pasien Ber-KTP Tangsel

Jelang Pilkada 2020, Rumah Lawan Covid-19 Mulai Data Pasien Ber-KTP Tangsel

Megapolitan
Blok Makam Khusus Jenazah Covid-19 Muslim di TPU Pondok Ranggon Penuh, Berikut Alternatifnya

Blok Makam Khusus Jenazah Covid-19 Muslim di TPU Pondok Ranggon Penuh, Berikut Alternatifnya

Megapolitan
Saat Reuni 212, Rizieq Shihab Minta Maaf Telah Timbulkan Kerumunan

Saat Reuni 212, Rizieq Shihab Minta Maaf Telah Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Ridwan Kamil: Situ di Depok Jarang Termanfaatkan Maksimal

Ridwan Kamil: Situ di Depok Jarang Termanfaatkan Maksimal

Megapolitan
Pemilik Rumah di Kamar, Pencuri Nekat Ambil 2 Ponsel di Pejaten Barat

Pemilik Rumah di Kamar, Pencuri Nekat Ambil 2 Ponsel di Pejaten Barat

Megapolitan
Serang Lawan dengan Air Keras dan Celurit, Empat Pemuda Geng Garjok di Kedoya Ditangkap

Serang Lawan dengan Air Keras dan Celurit, Empat Pemuda Geng Garjok di Kedoya Ditangkap

Megapolitan
Ini Rekayasa Lalu Lintas Selama Uji Coba Underpass Senen Extension

Ini Rekayasa Lalu Lintas Selama Uji Coba Underpass Senen Extension

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X