Djarot Tanda Tangani 94 Prasasti Peresmian RPTRA

Kompas.com - 08/10/2017, 12:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah menandatangani 94 prasasti dari 100 prasasti untuk peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Monas, Minggu (8/10/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah menandatangani 94 prasasti dari 100 prasasti untuk peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Monas, Minggu (8/10/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menandatangani 94 prasasti dari 100 prasasti peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Sementara itu, enam prasasti lainnya akan ditandatangani pasa 10 Oktober 2017.

"Sebagian prasasti itu hari ini sudah kami tanda tangani, tinggal nanti tanggal 10 Oktober 2017 akan kami tanda tangani enam prasasti lagi. Karena kalau kami tanda tangan pas tanggal 10, itu bisa memakan waktu yang lama," ujar Djarot usai menandatangani prasasti peresmian RPTRA di Monas, Minggu (8/10/2017).

Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan Bambang Sugianto mengatakan pada 10 Oktober 2017 akan diresmikan 100 RPTRA yang dibangun dari anggaran Anggaran Pembelian dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

"Saat pelaksanaan peresmian nanti, malam harinya akan ada konser musik keyboard. Akan ada pula 100 keyboardist yang tampil," kata Bambang.

(baca: Djarot: RPTRA Visi Jokowi-Ahok, Saya Akan Selesaikan di Sisa Waktu Ini)

Pelaksanaannya sendiri, kata dia dilaksanakan di selasar monas, dan berbentuk tangga. Tujuannya agar para keyboardist ini terlihat semua.

Sementara itu, enam prasasti sisanya akan ditandatangai oleh Gubernur DKI secara simbolis pada malam tersebut.

"Secara simbolis 100 prasasti akam dipampang di panggung dan dijajarkan. Sebelum acara dimulai akan ada air mancur dari sore hingga malam hari," ujar Bambang.

Bambang mengatakan, ke-100 RPTRA tersebut sudah selesai semua, karena sudah diselesaikan pada awal Oktober oleh pihak pelaksana.

Sebelumnya, Djarot mengaku senang 100 RPTRA yang dibangun menggunakan dana APBD itu akan segera diresmikan. Dia menyebutkan RPTRA merupakan program percontohan di Indonesia.

"Kalau kami buat yang bagus di Jakarta, ini Insya Allah akan banyak ditiru oleh daerah yang lain, termasuk RPTRA banyak yang terinspirasi dan bahkan RPTRA akan diangkat diambil sebagai program nasional oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," kata Djarot.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X