Pasukan Pink Akan Hadir di Peresmian 100 RPTRA

Kompas.com - 08/10/2017, 14:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah menandatangani 94 prasasti dari 100 prasasti untuk peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Monas, Minggu (8/10/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah menandatangani 94 prasasti dari 100 prasasti untuk peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Monas, Minggu (8/10/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan akan ada pasukan pink pada peresmian 100 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang akan berlangsung di Monas pada 10 Oktober 2017.

"Nanti tanggal 10 Oktober pas waktu launching akan ada pasukan pink sejumlah 1.900 orang," ujar Djarot usai menandatangani prasasti peresmian RPTRA di Monas, Minggu (8/10/2017).

Ia menjelaskan, petugas dengan seragam pink atau pasukan pink hadir untuk mengelola RPTRA di DKI Jakarta. Adanya pasukan pink, kata Djarot, menggambarkan bahwa DKI benar-benar memiliki pasukan pelangi.

"Pasukan pelangi akan didatangkan juga. Karena RPTRA juga harus dikelola secara bersama-sama dan dimanfaatkan bersama dengan masyarakat," kata Djarot.


Menurut Djarot, pasukan pink akan melengkapi pasukan warna yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sejauh ini Pemprov DKI telah memiliki pasukan pasukan oranye, biru, ungu, hijau, putih.

Baca juga: Ketika Djarot Banggakan Pasukan Pelangi

Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan, Bambang Sugiyono, mengatakan peresmian 100 RPTRA akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2017. Acara itu akan dilaksanakan di selasar Monas. Gubernur DKI akan menandatangani enam prasasti secara simbolis pada acara tersebut.

Sebelumnya, Djarot mengatakan senang 100 RPTRA yang dibangun dengan dana APBD itu akan segera diresmikan. Dia menyebutkan RPTRA merupakan program percontohan di Indonesia.

"Kalau kami buat yang bagus di Jakarta, ini Insya Allah akan banyak ditiru oleh daerah yang lain, termasuk RPTRA banyak yang terinspirasi dan bahkan RPTRA akan diangkat diambil sebagai program nasional oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," kata Djarot.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Megapolitan
Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X