Penumpang KRL Lintas Cikarang Capai 23.000 di Hari Pertama Beroperasi

Kompas.com - 09/10/2017, 08:29 WIB
Pengoperasian hari pertama, para penumpang antusias ingin menjajal KRL yang sudah diperpanjang hingga Cikarang, di Stasiun Tambun, Minggu (8/10/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahPengoperasian hari pertama, para penumpang antusias ingin menjajal KRL yang sudah diperpanjang hingga Cikarang, di Stasiun Tambun, Minggu (8/10/2017).
|
EditorDian Maharani

BEKASI, KOMPAS.com - VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunisa mengatakan masyarakat antusias dengan hadirnya layanan KRL lintas Bekasi Timur hingga Cikarang yang beroperasi hari pertama pada Minggu (8/10/2017).

Ada empat stasiun baru yang kini dilintasi KRL, yaitu Stasiun Bekasi Timur, Tambun, Cibitung, dan Cikarang. Di stasiun Bekasi Timur, Tambun, Cibitung, masing-masing tercatat lebih dari 5.000 penumpang.

"Antusiasme ini tercermin dari volume pengguna di empat stasiun baru pada lintas tersebut. Tercatat volume pengguna KRL di Stasiun Bekasi Timur, Tambun, dan Cibitung mencapai lebih dari 5.000 pengguna, sementara di Stasiun Cikarang jumlahnya mencapai lebih dari 8.000 pengguna pada hari pertama beroperasinya KRL Lintas Cikarang," ujar Eva dalam keterangan tertulis, Senin (9/10/2017).

Ia melanjutkan, dengan tingginya antusias masyarakat, diprediksikan pula penumpang yang ikut naik KRL akan bertambah pada Senin ini untuk bekerja ataupun melakukan aktivitas rutin lainnya.

Baca: Menhub Resmikan Stasiun Bekasi Timur dan KRL Bekasi-Cikarang

Selain itu, kata Eva, di seluruh stasiun lintas Cikarang pula sudah disediakan pula gate elektronik dan mesin Point Of Sales (POS) di loket. Lalu juga ada petugas, mulai dari passenger service, loket, announcer stasiun, hingga pengamanan telah tersedia lengkap di seluruh Stasiun Tersebut. Khusus di Stasiun Bekasi Timur dan Cikarang juga telah tersedia layanan pos kesehatan.

Dengan demikian Eva mengimbau agar para pengguna tetap mengutamakan keselamatan saat menggunakan KRL. Sehingga tidak memakaa naik ke KRL ketika sudah penuh.

Penumpang juga diimbau untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama di dalam kereta dengan tidak makan dan minum maupun membuang sampah sembarangan.

"PT KCI mengajak para pengguna KRL maupun masyarakat di sekitar Stasiun untuk menjalankan amanat dari Menteri Perhubungan saat peresmian operasional KRL Lintas Cikarang, agar bersama-sama menjaga sarana dan prasarana perkeretaapian yang telah dibangun oleh pemerintah," kata Eva.

Eva mengatakan, bentuk partisipasi yang dapat dilakukan masyarakat diantaranya tidak menyebrang melalui perlintasan liar, tidak memanfaatkan stasiun untuk tempat berkumpul bila tidak hendak naik kereta, tidak melakukan pelemparan dan bentuk vandalisme lainnya, serta dengan turut menjaga kebersihan stasiun maupun KRL.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Megapolitan
Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Ekstasi di Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X