Kompas.com - 09/10/2017, 09:05 WIB
|
EditorIndra Akuntono


BEKASI, KOMPAS.com -
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mulai mengoperasikan rangkaian kereta rel listrik (KRL) hingga Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/10/2017).

Di hari pertama operasinal rute tersebut, banyak warga yang antusias menggunakan KRL dari Stasiun Cikarang, Cibitung, Tambun, dan Bekasi Timur.

Warga merasa terbantu dalam beraktivitas dengan adanya perpanjangan jalur KRL hingga Stasiun Cikarang.

"Saya sih senang dengan adanya KRL ini, jadi saya enggak mesti ke Stasiun Bekasi lagi. Bisa lebih dekat dari rumah," ujar seorang warga Tambun, Nanang (42), saat ditemui di KRL dari Cikarang menuju Jakarta Kota, Minggu (8/10/2017).

Nanang mengungkapkan, sebelumnya jika ingin menggunakan KRL, dia harus ke Stasiun Bekasi dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam dari tempat tinggalnya.

(baca: 8 Oktober 2017, KRL Jakarta-Cikarang Mulai Beroperasi)

Sementara itu warga Tambun lainnya, Nurjanah (42), mengaku terbantu dengan beroperasinya KRL meski mengeluhkan masih lamanya waktu antarkedatangan kereta.

"Jaraknya kalau siang gini kelipatannya 30 menit kayanya. Jadi nunggu keretanya lama," kata Nurjanah.

Dia berharap waktu kedatangan antarkereta dapat lebih cepat, atau setiap 15 menit sekali.

Sementara itu, warga Bekasi Timur, Faida (47), mengaku harus menunggu satu jam di Stasiun Bekasi Timur untuk menunggu kedatangan KRL Jakarta-Cikarang.

Pada Minggu, Kompas.com ikut menjajal KRL tersebut dari Stasiun Cikarang sekitar pukul 14.00 WIB dan tiba di Stasiun Jakarta Kota sekitar pukul 16.00 WIB.

(baca: Penumpang KRL Lintas Cikarang Capai 23.000 di Hari Pertama Beroperasi)

Dalam perjalanan, KRL Jakarta-Cikarang sempat berhenti beberapa menit karena ada kereta dari daerah dan kereta angkutan barang yang melintas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babak Baru Anies Menuju RI-1: Dicalonkan Capres Nasdem, Meski Sempat Jadi Lawan Politik

Babak Baru Anies Menuju RI-1: Dicalonkan Capres Nasdem, Meski Sempat Jadi Lawan Politik

Megapolitan
Daftar Kecamatan, Kelurahan dan Kode Pos di Kabupaten Tangerang

Daftar Kecamatan, Kelurahan dan Kode Pos di Kabupaten Tangerang

Megapolitan
Pengamat Harap Revitalisasi Trotoar di Jakarta Dilanjutkan Penerus Anies

Pengamat Harap Revitalisasi Trotoar di Jakarta Dilanjutkan Penerus Anies

Megapolitan
Cara Beli Tiket Kapal Pelabuhan Muara Angke-Kepulauan Seribu

Cara Beli Tiket Kapal Pelabuhan Muara Angke-Kepulauan Seribu

Megapolitan
 Buntut Insiden Penusukan, Warga Pasang Spanduk Tolak Rentenir di Sukmajaya Depok

Buntut Insiden Penusukan, Warga Pasang Spanduk Tolak Rentenir di Sukmajaya Depok

Megapolitan
Soroti Penanganan Banjir, DPRD: Tangsel Tak Memiliki Master Plan Drainase yang Terintegrasi

Soroti Penanganan Banjir, DPRD: Tangsel Tak Memiliki Master Plan Drainase yang Terintegrasi

Megapolitan
Bukan Senpi, Pelaku Penembakan Linmas Dipastikan Pakai Air Soft Gun

Bukan Senpi, Pelaku Penembakan Linmas Dipastikan Pakai Air Soft Gun

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Bengkel di Tebet, Korban Diduga Sakit

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Bengkel di Tebet, Korban Diduga Sakit

Megapolitan
Marak Kasus Pemerkosaan di Jakut, Pemkot Didesak Bentuk Sparta

Marak Kasus Pemerkosaan di Jakut, Pemkot Didesak Bentuk Sparta

Megapolitan
Empat Tersangka Anggota Khilafatul Muslimin Segera Disidang, Ditempatkan di Sel Khusus

Empat Tersangka Anggota Khilafatul Muslimin Segera Disidang, Ditempatkan di Sel Khusus

Megapolitan
Cerita Warga Kapuk Lihat Kebakaran Melahap Rumah: Seperti Empang Penuh Api

Cerita Warga Kapuk Lihat Kebakaran Melahap Rumah: Seperti Empang Penuh Api

Megapolitan
Langsung Kerja Lagi Usai Deklarasi Nasdem, Anies: Saya Masih Fokus Urus Jakarta

Langsung Kerja Lagi Usai Deklarasi Nasdem, Anies: Saya Masih Fokus Urus Jakarta

Megapolitan
Baim Wong dan Paula Dilaporkan Pakai Pasal 220 KUHP, Ancamannya 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Baim Wong dan Paula Dilaporkan Pakai Pasal 220 KUHP, Ancamannya 1 Tahun 4 Bulan Penjara

Megapolitan
Spanduk Tolak Rentenir Terpasang di Kawasan Sukmajaya Depok, Ketua RT: Karena Sudah Meresahkan Warga

Spanduk Tolak Rentenir Terpasang di Kawasan Sukmajaya Depok, Ketua RT: Karena Sudah Meresahkan Warga

Megapolitan
20 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar di Kapuk, Cengkareng

20 Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar di Kapuk, Cengkareng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.