Polisi: Pistol Penganiaya Petugas Parkir Gandaria City Jenis Walther

Kompas.com - 09/10/2017, 16:31 WIB
Ilustrasi. Pistol jenis Waltherwikimedia Ilustrasi. Pistol jenis Walther

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi telah menyita senjata api yang digunakan Anwari, tersangka penganiaya petugas parkir Mal Gandaria City pada Jumat malam lalu. Anwari sempat menembakan senjata api tersebut ke udara saat peristiwa penganiayaan itu.

"Senpi (senjata api) jenis walther berkaliber 32 milimeter," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Kurniawan Ismail kepada Kompas.com, Senin (9/10/2017).

Kurniawan belum bisa merinci dari mana Anwari, yang merupakan seorang dokter,  mendapatkan senpi tersebut. Menurut dia, penyidik masih mendalami hal tersebut.

 Lihat juga: Penganiaya Petugas Parkir Anggap Mobil Berpelat TNI Tak Bayar Parkir

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut Anwari memiliki surat izin kepemilikan senjata api itu. "Masih kami dalami. Kalau surat-suratnya ada semua. Surat senjata ada," kata Argo.

Baca juga: Pistol Penganiaya Petugas Parkir Gandaria City Legal

Peristiwa penganiayaan terhadap petugas parkir di Mal Gandaria City terjadi pada Jumat (6/10/2017) lalu sekitar pukul 20.30 WIB. Pemicunya karena masalah biaya parkir.

Saat itu, mobil dinas berpelat TNI yang digunakan Anwari hendak keluar dari parkiran. Mobil itu dikemudikan sopirnya. Seorang petugas parkir bernama Juansyah yang saat itu bertugas kemudian meminta biaya parkir sebesar Rp 5.000 kepada sang sopir. Namun, pengemudi itu menolak membayar.

Setelah terjadi perdebatan akhirnya sang sopir mau membayar biaya parkir sebesar Rp 5.000.

Selang berapa lama, sang sopir mobil dinas itu kembali lagi bersama Anwari. Setelah terlibat cekcok, Anwari kemudian memukul Juansyah. Anwari juga sempat melepaskan tembakan ke udara dengan pistol yang dibawanya.

Saat mendengar ada keributan, petugas parkir dan pihak manajemen mal langsung datang untuk melerai. Karena merasa telah dianiaya, Juansyah dengan ditemani pihak manajemen mal melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebayoran Lama pada Sabtu dini hari.



EditorEgidius Patnistik

Close Ads X