Pembangunan 20 RPTRA di Jakbar Nyaris Rampung

Kompas.com - 09/10/2017, 20:29 WIB
Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan, serta Pembangunan Daerah Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (TP4D Kejari Jakbar) melakukan sidak ke sejumlah proyek Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di wilayah Jakarta Barat. Dokumen Kejari JakbarTim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan, serta Pembangunan Daerah Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (TP4D Kejari Jakbar) melakukan sidak ke sejumlah proyek Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di wilayah Jakarta Barat.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat, Freddy Setiawan mengatakan pembangunan 20 ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di wilayah Jakarta Barat nyaris rampung.

Peresmian 20 RPTRA itu rencananya akan dilakukan Selasa (10/10/2017).

"Ada 8 RPTRA yang nyaris rampung. Tapi yang 12 lainnya sudah selesai 90 persen, siap diresmikan besok," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Senin (9/10/2017).

(baca: Ini Daftar 20 RPTRA di Jakbar yang Akan Diresmikan Djarot)

Dia mengatakan, seluruh RPTRA tersebut sudah dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Masyarakat sudah bisa bermain, tinggal finishing aja, misal ruangan aja yang tinggal dirapikan," kata Freddy.

Sebanyak 20 proyek pembangunan RPTRA di lima kecamatan di Jakarta Barat akan diresmikan serentak oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) melakukan inspeksi mendadak ke 20 RPTRA itu untuk memantau proses pembangunannya.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) Teguh Ananto mengatakan, seluruh RPTRA itu akan diresmikan pada Oktober meski pengerjaannya belum 100 persen rampung.

"Kalau menurut kontrak pekerjaan sampai tanggal 2 Desember 2017," ujar Teguh.

Teguh menambahkan, terkait pembayaran akan menunggu hingga masa kontrak berakhir.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Megapolitan
Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X