Gatot Brajamusti Didakwa Paksa Remaja 16 Tahun Ikut Ritual Seks - Kompas.com

Gatot Brajamusti Didakwa Paksa Remaja 16 Tahun Ikut Ritual Seks

Kompas.com - 12/10/2017, 15:28 WIB
Gatot Brajamusti dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Gatot Brajamusti dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gatot Brajamusti didakwa melakukan pemerkosaan terhadap perempuan berinisial CT. Sidang dakwaan terhadap Gatot berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017) siang.

Jaksa Penuntut Umum Hadiman menjelaskan bahwa pemerkosaan terhadap CT berlangsung dari 2007 hingga 2011. Ketika itu, CT masih berusia 16 tahun.

"Kalau kejadian ini sudah lama sih ya, usianya masih di bawah umur," kata Hadiman ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan usai sidang, Kamis (12/10/2017).

Baca: Gatot Brajamusti Jalani Sidang Perdana Kasus Asusila

Hadiman enggan membocorkan isi dakwaan. Namun, ia membenarkan keterangan penyidik Polda Metro Jaya bahwa Gatot mencekoki CT dengan zat terlarang. CT juga dipaksa mengikuti 'ritual' seks Gatot di padepokan miliknya.

Baca: Sejumlah Artis Akan Jadi Saksi di Persidangan Gatot Brajamusti

"(Keterangan itu) ada di dakwaan," kata Hadiman.

Gatot didakwa dengan Pasal 81 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kompas TV Gatot Divonis 8 Tahun Penjara & Denda Rp 1 Miliar


EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Ganjar Pranowo Kembali Aktif Jadi Gubernur Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Kembali Aktif Jadi Gubernur Jawa Tengah

Regional
Ridwan Kamil Targetkan Raih 10 Persen Suara Pemilih Gamang

Ridwan Kamil Targetkan Raih 10 Persen Suara Pemilih Gamang

Regional
Bangunan Berarsitektur Unik Ini Jadi Spot Foto di Yogyakarta

Bangunan Berarsitektur Unik Ini Jadi Spot Foto di Yogyakarta

Regional
Dedi Mulyadi Nilai Polri, TNI dan Pemprov Jabar Profesional Kawal Kampanye

Dedi Mulyadi Nilai Polri, TNI dan Pemprov Jabar Profesional Kawal Kampanye

Regional
PDI-P: SBY 'Playing Victim', Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

PDI-P: SBY "Playing Victim", Dihantui Cara Berpikirnya Sendiri

Nasional
Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Bertolak ke AS, Sandiaga Uno Akan Tinjau Teknologi Atasi Kemacetan

Megapolitan
Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Kemenkumham: KPU Tak Berwenang Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

Nasional
Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Kembali Jadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil Kampanyekan Jangan Golput

Regional
Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Kemenkumham: PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg Tak Berlaku jika Belum Diundangkan

Nasional
Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Ridwan Kamil dan Oded Kembali Pimpin Kota Bandung

Regional
Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Polisi Serahkan ke Imigrasi 7 WNA Asal China yang Ditangkap di Perairan Kupang

Regional
PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

PNS Mabes Polri yang Selundupkan Sabu ke Rutan Suaminya Terlibat Kasus Ekstasi Jumbo

Megapolitan
Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Kemenhub Akan Bagikan 5000 Jaket Keselamatan untuk Operator Kapal di Danau Toba

Nasional
Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Mencari Pihak yang Bertanggung Jawab Atas Kaburnya 2 Tahanan Polres Jaktim...

Megapolitan
Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Guru Asal Mesir Ditemukan Meninggal Dunia di Ponpes Pabelan Magelang

Regional

Close Ads X