Keluar dari Rumah Dinas, Djarot Akan Cari Tempat "Pengungsian" Sementara

Kompas.com - 13/10/2017, 06:32 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dalam acara pencanangan revitalisasi trotoar Sudirman-Thamrin di area Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/10/2017). Panjang total jalur pedestrian yang dikerjakan akan sepanjang 6,6 kilometer. PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar enam stasiun bawah tanah (Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia) sepanjang 1,4 kilometer. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dalam acara pencanangan revitalisasi trotoar Sudirman-Thamrin di area Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/10/2017). Panjang total jalur pedestrian yang dikerjakan akan sepanjang 6,6 kilometer. PT MRT Jakarta akan mengerjakan area di sekitar enam stasiun bawah tanah (Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia) sepanjang 1,4 kilometer.
Penulis Jessi Carina
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dengan berakhirnya masa jabatan, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga harus segera meninggalkan rumah dinas yang ada di Jalan Taman Suropati. Djarot mengatakan dia sudah berkemas-kemas untuk segera meninggalkan rumah dinas itu.

Dari awal, kata Djarot, barang yang dia bawa ke rumah itu tidak banyak. Dia dan keluarga hanya membawa pakaian saja. Kini ketika ingin meninggalkan rumah itu, hanya baju-baju saja yang dia bawa. Baju beserta foto-foto yang ada di rumah itu.

"Kan kita punya baju doang sama foto-foto ya," ujar Djarot kepada Kompas.com di Taman Ismail Marzuki, Kamis (12/10/2017).

Setelah itu, kata Djarot, dia akan pindah ke rumah sewaan lainnya. Sebenarnya Djarot memiliki tempat tinggal di kawasan Cibubur.

Baca: Djarot dan Rencana Usai Memimpin Jakarta...

Namun dia belum akan pindah ke rumah pribadinya karena mengkhawatirkan sekolah anak-anak. Tempat tinggal mereka di Cibubur jauh dari sekolah tiga orang anak perempuanya.


"Ya aku cari tempat pengungsian dulu lah dalam tanda kutip. Kalau di Cibubur kan kasihan anak-anak ya jauh," ujar Djarot.

Djarot mengatakan dia sudah terbiasa berpindah-pindah tempat tinggal. Dia bersyukur memiliki istri yang tidak pernah mengeluh akan hal itu.

"Saya sudah berkelana kemana-mana dan sebagian hidup saya pindah dari satu tempat ke tempat lain. Tapi saya didukung perempuan yang tidak pernah mengeluh," ujar Djarot.

"Di Jakarta saja kami sudah pindah 7 kali. Belum lagi di Blitar di Surabaya. Itu lah proses pembelajaran," tambah dia.

Djarot akan menempati rumah dinasnya untuk terakhir kali pada Sabtu, (14/10/2017). Hari itu merupakan hari terakhirnya menjabat sebagai gubernur.

Sejak dilantik jadi gubernur, Djarot beserta keluarganya memang menempati rumah dinas tersebut. Djarot tinggal di rumah itu atas saran dari Basuki Tjahaja Purnama agar Djarot tinggal lebih dekat dengan Balai Kota.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Megapolitan
Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Megapolitan
Waspada Virus Corona, Pemkot Tangsel Koordinasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

Waspada Virus Corona, Pemkot Tangsel Koordinasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Underpass Kemayoran Banjir, Anies: Pemprov DKI Ikut Bantu meski Bukan Kewenangan Kami

Underpass Kemayoran Banjir, Anies: Pemprov DKI Ikut Bantu meski Bukan Kewenangan Kami

Megapolitan
Tiang di Sawangan Depok Nyaris Roboh, Disangga Pakai Tangga Kayu di Tengah Jalan

Tiang di Sawangan Depok Nyaris Roboh, Disangga Pakai Tangga Kayu di Tengah Jalan

Megapolitan
Cerita Eks Warga yang Tak Tahan Banjir di Pondok Gede Permai, Jual Rumah lalu Pulang Kampung

Cerita Eks Warga yang Tak Tahan Banjir di Pondok Gede Permai, Jual Rumah lalu Pulang Kampung

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi Mengaku Beraksi hingga Ratusan Kali

Pelaku Masturbasi di Depan Bocah di Bekasi Mengaku Beraksi hingga Ratusan Kali

Megapolitan
Anies Klaim Angka Kemiskinan di Jakarta Terendah se-Indonesia dalam 5 Tahun

Anies Klaim Angka Kemiskinan di Jakarta Terendah se-Indonesia dalam 5 Tahun

Megapolitan
Pelaku Penodongan di Warteg Titip Celurit kepada Saudaranya, Ditangkap di Jonggol

Pelaku Penodongan di Warteg Titip Celurit kepada Saudaranya, Ditangkap di Jonggol

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Pelaku Terakhir, Seluruh Penodong di Warteg Pesanggrahan Tertangkap

Polisi Tangkap Dua Pelaku Terakhir, Seluruh Penodong di Warteg Pesanggrahan Tertangkap

Megapolitan
Anies kepada Kader Gerindra DKI: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan

Anies kepada Kader Gerindra DKI: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Masturbasi di dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Polisi Tangkap Pria yang Masturbasi di dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Megapolitan
Saat Anies dan Sandiaga Melepas Rindu di Acara Gerindra

Saat Anies dan Sandiaga Melepas Rindu di Acara Gerindra

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X