Djarot Resmikan RPTRA Terakhir Sebelum Masa Jabatannya Berakhir

Kompas.com - 13/10/2017, 11:20 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) KKO di Kompleks Marinir Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang dia resmikan sebelum masa jabatannya berakhir, Jumat (13/10/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) KKO di Kompleks Marinir Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang dia resmikan sebelum masa jabatannya berakhir, Jumat (13/10/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) KKO di Kompleks Marinir Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (13/10/2017). RPTRA ini merupakan RPTRA terakhir yang diresmikan Djarot sebelum masa jabatannya berakhir 15 Oktober 2017.

"Kalau agenda kami ini yang terakhir," ujar Djarot di RPTRA KKO.

Djarot menuturkan, RPTRA KKO merupakan satu-satunya RPTRA yang dibangun di kompleks marinir. Dia pun menceritakan awal mula pembangunan RPTRA itu.

RPTRA itu dibangun atas permintaan Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Bambang Suswantono resmi menjabat.


"Berapa bulan yang lalu beliau bilang, 'Tolong Pak Djarot sisakan satu aja.' Siap saya bilang. Kalau untuk warga Jakarta tidak ada kata tidak siap, pasti," kata Djarot.

Baca: Yang Belum Tuntas, Terhenti, dan Gagal pada Era Jokowi-Ahok-Djarot

Djarot pun meminta Bambang memberikan akses untuk warga sekitar agar bisa memanfaatkan RPTRA bersama-sama.

Bambang juga menyampaikan hal serupa. Dia mengakui telah meminta Djarot untuk membangun RPTRA di sana. Bambang pun bersyukur dan berterima kasih karena RPTRA itu bisa diresmikan sebelum Djarot mengakhiri masa jabatannya.

"Kami bersyukur kalau hari ini RPTRA jadi diresmikan karena kemarin sempat mundur-mundur. Akhirnya hari ini diresmikan RPTRA KKO dan Pak Djarot sudah mulai merapikan tempat ini," ujar Bambang.

Baca: Djarot Tanda Tangani 94 Prasasti Peresmian RPTRA

Setelah peresmian ini, Bambang menyebut pihaknya juga akan memperbaiki daerah sekitar RPTRA KKO yang masih kumuh. Mereka juga akan membangun jogging track di sekitar RPTRA.

Sebelum peresmian RPTRA KKO, Djarot juga telah meresmikan 100 RPTRA secara serempak di Monas pada Selasa (10/10/2017).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X