Kompas.com - 13/10/2017, 15:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berfoto bersama warga sebelum meninggalkan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/10/2017). Ini merupakan hari terakhir Djarot berkantor di Balai Kota KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berfoto bersama warga sebelum meninggalkan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/10/2017). Ini merupakan hari terakhir Djarot berkantor di Balai Kota
Penulis Nursita Sari
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan mengakhiri masa jabatannya pada hari Minggu (15/10/2017). Setelah itu, ia akan tetap berkarir di dunia politik.

"Saya ini seorang politisi, pasti saya akan menekuni sebagai politisi," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (13/10/2017).

Sebagai politikus, Djarot akan tetap mengabdikan tenaga dan pemikirannya demi kebaikan masyarakat dan negara. Apalagi, sejak 2015 ia menjabat sebagai Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi Dewan Pimpinan Pusat PDI-P. Djarot akan membantu partainya pada pilkada 2018.

"Saya aktif di partai ya dan ini tugasnya cukup berat juga, terutama untuk tahun 2018 untuk konsilidasi ya," kata Djarot.

Baca juga: Djarot Tinggalkan Rumah Dinas Besok

Djarot sebelumnya mengatakan, banyak pihak yang merayunya untuk ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Menurut Djarot, dia ditawari maju pada Pilkada Jawa Timur dan ada juga tawaran untuk pilkada lainnya, seperti Jawa Tengah dan Bali. Namun, dia belum tertartik untuk mengikuti kontestasi itu.

"Banyak yang merayu, 'Mbok Bapak ya nyalon di sini', di Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah. Enggak," kata Djarot, Rabu lalu.

Djarot mengatakan, adanya tawaran untuk maju pada Pilkada 2018 karena banyak orang yang menilai positif apa dia kerjakan di Jakarta. Dia berterima kasih atas semua apresiasi yang diberikan kepada pemimpin di Jakarta dalam lima tahun terakhir, yakni Presiden Joko Widodo, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan dia sendiri.

Kompas TV Djarot menilai, apresiasi lewat karangan bunga adalah simbol kepuasan warga.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Nyasar karena Peta Digital, Kakek Kayuh Sepeda Masuk Tol Sedyatmo

Diduga Nyasar karena Peta Digital, Kakek Kayuh Sepeda Masuk Tol Sedyatmo

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal asal Didampingi Orangtua

PPKM Level 2 Jakarta, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal asal Didampingi Orangtua

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Omicron Tak Lebih Berbahaya dari Batuk Flu, tapi...

Wagub DKI Sebut Omicron Tak Lebih Berbahaya dari Batuk Flu, tapi...

Megapolitan
Kecelakan Beruntun Terjadi di Flyover Jatibaru Tanah Abang

Kecelakan Beruntun Terjadi di Flyover Jatibaru Tanah Abang

Megapolitan
Disebut sebagai Macan yang Mengeong, Ini Tanggapan Prabowo

Disebut sebagai Macan yang Mengeong, Ini Tanggapan Prabowo

Megapolitan
Menhan Prabowo Ingatkan Kemerdekaan RI Bukan Hadiah

Menhan Prabowo Ingatkan Kemerdekaan RI Bukan Hadiah

Megapolitan
Saksi Ungkap Isi Ceramah Munarman yang Bangkitkan Keinginan Peserta Bergabung dengan ISIS

Saksi Ungkap Isi Ceramah Munarman yang Bangkitkan Keinginan Peserta Bergabung dengan ISIS

Megapolitan
Duduk Perkara Kasus KDRT  Neira J Kalangi: Viral di Media Sosial, Kini Jadi Tersangka Akses Ilegal

Duduk Perkara Kasus KDRT Neira J Kalangi: Viral di Media Sosial, Kini Jadi Tersangka Akses Ilegal

Megapolitan
Bandara Halim Perdanakusuma Tutup Mulai Hari Ini untuk Revitalisasi

Bandara Halim Perdanakusuma Tutup Mulai Hari Ini untuk Revitalisasi

Megapolitan
Saat Wakil Ketua DPRD DKI Kompak Laporkan Ketua Dewan ke BK karena Ngotot Ajukan Interpelasi Formula E...

Saat Wakil Ketua DPRD DKI Kompak Laporkan Ketua Dewan ke BK karena Ngotot Ajukan Interpelasi Formula E...

Megapolitan
Sempat Gagal, Tender Kedua Pembangunan Sirkuit Formula E Dibuka, Sudah Ada yang Daftar

Sempat Gagal, Tender Kedua Pembangunan Sirkuit Formula E Dibuka, Sudah Ada yang Daftar

Megapolitan
Peringati Hari Bakti Taruna Ke-76, Menhan Prabowo Ziarah ke TMP Taruna

Peringati Hari Bakti Taruna Ke-76, Menhan Prabowo Ziarah ke TMP Taruna

Megapolitan
PN Depok Lockdown hingga 31 Januari, Lebih dari 60 Persidangan Ditunda

PN Depok Lockdown hingga 31 Januari, Lebih dari 60 Persidangan Ditunda

Megapolitan
Tender Sirkuit Formula E Gagal, Wagub DKI Optimistis Tetap Bisa Terselenggara

Tender Sirkuit Formula E Gagal, Wagub DKI Optimistis Tetap Bisa Terselenggara

Megapolitan
Banyak Plastik Berisi Sampah di Perbatasan Jaksel, Dibuang Subuh Saat Orang Berangkat Kerja

Banyak Plastik Berisi Sampah di Perbatasan Jaksel, Dibuang Subuh Saat Orang Berangkat Kerja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.