Kompas.com - 16/10/2017, 14:12 WIB
Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta merilis kasus pencurian ponsel oleh oknum pegawai salah satu perusahaan ekspedisi yang beroperasi di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (16/10/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta merilis kasus pencurian ponsel oleh oknum pegawai salah satu perusahaan ekspedisi yang beroperasi di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (16/10/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

TANGERANG, KOMPAS.com - SN, HG, dan RT, oknum pegawai sebuah perusahaan ekspedisi di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta mencuri ponsel jenis Samsung Galaxy J7 Pro hanya dengan menggunakan cutter. Aksi ketiganya terungkap berdasarkan penyelidikan Tim Garuda Polresta Bandara Soekarno-Hatta, awal Oktober 2017.

"Mereka itu mencuri dengan melubangi kardus berisi ponsel pakai cutter. Katanya baru dua kali mencuri seperti itu, tapi kami masih dalami keterlibatan orang dalam lain dan kemungkinan pencurian serupa," kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar Arif Rachman, dalam konferensi pers di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (16/10/2017) siang.

Arif menjelaskan, para pelaku yang bekerja sebagai sopir dan porter memudahkan pencurian karena posisi mereka yang menangani langsung barang-barang tersebut sebelum dikirim ke tempat tujuan. Para pelaku juga memanfaatkan waktu-waktu rawan untuk mencuri ponsel tersebut.

"Mereka melakukannya pada saat sedang jaga malam," kata Arif.

Baca juga: Pencuri Ponsel Gentayangan di Terminal Kargo Soetta, Pelakunya Ternyata...

Total kerugian sementara yang tercatat hampir mencapai Rp 50 juta. Penyidik masih menggali keterangan dari ketiga tersangka pelaku, terutama informasi tentang penadah yang menampung ponsel-ponsel curian mereka.

Ketiga tersangka kini dijerat dengan pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya adalah penjara maksimal tujuh tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Megapolitan
Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Megapolitan
Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.