PKS: Pendukung, Jangan Pernah Merasa Ditinggal Mas Anies-Sandi

Kompas.com - 17/10/2017, 06:12 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (19/8/2017). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAAnggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (19/8/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno merasa tidak ditinggalkan oleh kedua pemimpinnya itu.

Sebab, Anies-Sandi harus mendekati kelompok lain yang sebelumnya tidak bersama pendukung mereka.

"Jangan pernah merasa ditinggal Mas Anies dan Mas Sandi. Kadang-kadang Mas Anies dan Mas Sandi pergi ke tempat lain, kita sendiri. Seperti kisah sesudah perang unain, mas Anies seperti mendekati kelompok yang tidak berjuang bersama kita," ujar Mardani di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/10/2017) malam.

Mardani meminta para pendukung tetap percaya kepada Anies-Sandi yang akan bekerja untuk Jakarta. Kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah kemenangan yang berat dan mahal. Mardani meminta para pendukung tidak merusak kemenangan itu.

Baca: Anies: Janji Kemerdekaan Harus Lunas untuk Warga Jakarta

"Kemenangan ini mahal, jangan dirusak dengan suudzon. Perjuangan ini berat, jangan ditinggalkan kalau ada bisikan setan," kata dia.

Mardani pun mendoakan Anies-Sandi agar tetap mencintai rakyat Jakarta selama memimpin Ibu Kota. Dia juga berdoa agar iman Anies-Sandi selalu kuat selama menjadi pemimpin.

"Semoga selalu mencintai rakyatnya, semoga Mas Anies dan Bang Sandi membuat orang lemah jadi kuat, menjadikan orang miskin menjadi sejahtera, dan orang bodoh menjadi terpelajar," ucap Mardani.

Baca: Fadli Zon: Yang Dibutuhkan Anies-Sandi Sikap Kritis, Bukan Puja-puji

Kompas TV Anies Beri Pidato Pertama sebagai Gubernur Jakarta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Pasien Wisma Atlet Bertambah 320 Orang

UPDATE 24 Januari: Pasien Wisma Atlet Bertambah 320 Orang

Megapolitan
Saksi Sidang Munarman: Pelaku Bom Bunuh Diri di Jolo Filipina juga Hadiri Pembaiatan di Makassar

Saksi Sidang Munarman: Pelaku Bom Bunuh Diri di Jolo Filipina juga Hadiri Pembaiatan di Makassar

Megapolitan
Polisi Sebut Peserta Konvoi Mobil di Tol Andara Tak Berhenti, tapi Berjalan Pelan dan Ganggu Lalin

Polisi Sebut Peserta Konvoi Mobil di Tol Andara Tak Berhenti, tapi Berjalan Pelan dan Ganggu Lalin

Megapolitan
Sidak PTM 100 Persen di SMPN 3 Depok, Wali Kota Idris Temukan Jarak Bangku Siswa Berdekatan

Sidak PTM 100 Persen di SMPN 3 Depok, Wali Kota Idris Temukan Jarak Bangku Siswa Berdekatan

Megapolitan
Peserta Konvoi di Tol Andara: Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Robongan, Tiba-tiba Kami Diblok Polisi

Peserta Konvoi di Tol Andara: Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Robongan, Tiba-tiba Kami Diblok Polisi

Megapolitan
Wagub Sebut Pasien Omicron yang Meninggal di RSPI Sulianti Saroso adalah Warga Jakarta

Wagub Sebut Pasien Omicron yang Meninggal di RSPI Sulianti Saroso adalah Warga Jakarta

Megapolitan
Modus Baru Penjual Air Minum di Tanjung Priok: Paksa dan Pukul Sopir Truk yang Tak Mau Beli

Modus Baru Penjual Air Minum di Tanjung Priok: Paksa dan Pukul Sopir Truk yang Tak Mau Beli

Megapolitan
Murid SD Kelas 1 dan 2 Wajib Belajar Daring, Dindik Kota Tangerang: Terlalu Dini Pahami Prokes

Murid SD Kelas 1 dan 2 Wajib Belajar Daring, Dindik Kota Tangerang: Terlalu Dini Pahami Prokes

Megapolitan
Jalan Layang Kranji Rawan Kecelakaan, Dishub Kota Bekasi Beberkan 3 Penyebabnya

Jalan Layang Kranji Rawan Kecelakaan, Dishub Kota Bekasi Beberkan 3 Penyebabnya

Megapolitan
Polda Metro Jaya Berencana Gelar Street Race Kedua di Tiga Lokasi Sekaligus

Polda Metro Jaya Berencana Gelar Street Race Kedua di Tiga Lokasi Sekaligus

Megapolitan
Kapasitas PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Jadi 50 Persen, Ini Peraturannya

Kapasitas PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Jadi 50 Persen, Ini Peraturannya

Megapolitan
Saksi Sebut Pembaiatan di Makassar yang Dihadiri Munarman Terpantik dari Ceramah Rizieq Shihab

Saksi Sebut Pembaiatan di Makassar yang Dihadiri Munarman Terpantik dari Ceramah Rizieq Shihab

Megapolitan
Saat Anies Tak Serius Laksanakan Normalisasi Sungai, Ketua DPRD: Takut Disebut Tukang Gusur

Saat Anies Tak Serius Laksanakan Normalisasi Sungai, Ketua DPRD: Takut Disebut Tukang Gusur

Megapolitan
Dagangan Tak Dibeli, Penjual Minuman Pukul Sopir Truk hingga Pingsan

Dagangan Tak Dibeli, Penjual Minuman Pukul Sopir Truk hingga Pingsan

Megapolitan
Titik Lokasi Banjir Tegal Alur Sudah Surut

Titik Lokasi Banjir Tegal Alur Sudah Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.