Kemendagri Akui Sulit Data WNI di Luar Negeri

Kompas.com - 22/10/2017, 22:23 WIB
Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh, di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh, di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh, menceritakan kendala yang dialami pihaknya terkait mendata warga negara Indonesia (WIN) yang berada di luar negeri. WNI di luar negeri kata dZudan masih banyak yang belum merekam data untuk KTP elektronik.

"Penduduk di luar negeri selama ini tidak dilakukan tata kelola secara berkelanjutan. Misalnya, penduduk yang menikah di luar negeri tidak dicatat di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia). Jarang penduduk melaporkan. Penduduk yang lahir di luar negeri, belum diberikan NIK (Nomor Induk Kependudukan)," kata Zudan saat konferensi pers di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (22/10/2017).

Baca juga : Kemendagri Persilakan Warga Undang Dinas Dukcapil Rekam Data E-KTP

Zudan mengungkapkan, dari data terkini, ada 96,19 persen dari total penduduk Indonesia yang telah merekam data untuk KTP elektronik atau setara dengan 176 juta jiwa. Sedangkan kekurangannya 3,81 persen atau sekitar 7,8 juta penduduk lainnya belum melakukan perekaman.

"Empat juta dari 7,8 juta penduduk itu masih di luar negeri," kata Zudan.

Untuk menangani hal ini, pihaknya berencana memulai pendataan secara masif bagi WNI di luar negeri mulai tahun 2018. Proses pendataan akan dilakukan secara bertahap.

"Sebagai permulaan, pekan depan kami akan data penduduk di Arab Saudi, TKI dan TKW yang memiliki bayi di sana, untuk didata kawin, kematian, kelahiran, dan bila ada perceraian. Kerja sama dengan Kemenlu," ujar Zudan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X