Apa Saja Kendala Penyelesaian Proyek MRT Jakarta?

Kompas.com - 23/10/2017, 10:44 WIB
Direktur Utama PT Mass Rapid Transit Jakarta Jakarta William P Sabandar (tengah) didampingi Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Agung Wicaksono (kiri) dan Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim (kanan) meninjau perkembangan pembangunan proyek MRT di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Senin (14/8/2017). Lima stasiun mass rapid transit (MRT) Jakarta akan terintegrasi langsung dengan halte-halte Transjakarta yaitu di Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Blok M, Stasiun Sisingamangaraja, Stasiun Dukuh Atas, dan Stasiun Hotel Indonesia. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd/17 ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIDirektur Utama PT Mass Rapid Transit Jakarta Jakarta William P Sabandar (tengah) didampingi Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Agung Wicaksono (kiri) dan Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim (kanan) meninjau perkembangan pembangunan proyek MRT di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Senin (14/8/2017). Lima stasiun mass rapid transit (MRT) Jakarta akan terintegrasi langsung dengan halte-halte Transjakarta yaitu di Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Blok M, Stasiun Sisingamangaraja, Stasiun Dukuh Atas, dan Stasiun Hotel Indonesia. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd/17
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pembebasan lahan menjadi satu-satunya masalah yang belum sepenuhnya terselesaikan dalam proyek pembangunan mass rapid transit (MRT) di Jakarta.

Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah menyatakan, masih ada tiga bidang lahan yang sampai saat ini belum dibebaskan. Lokasinya berada di sekitar Stasiun Haji Nawi di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Dari tiga bidang lagi yang belum bebas, satu bidang posisinya untuk area entrance stasiun dan dua bidang untuk area drop off," kata Hikmat kepada Kompas.com, Senin (23/10/2017).

Area entrance yang dimaksud oleh Hikmat adalah jalur masuk yang menghubungkan trotoar dengan area stasiun. Sedangkan area drop off adalah jalur untuk kendaraan yang ingin menaik atau turunkan penumpang yang akan masuk atau baru saja keluar dari stasiun.

Baca juga : Pembebasan Lahan MRT Sulit karena Warga atau Ulah Oknum Pemerintah?

Hikmat mengatakan, secara keseluruhan pengerjaan kontruksi sipil proyek MRT Jakarta secara keseluruhan hingga per 30 September 2017 sudah mencapai 80,16 persen.

"70,16% untuk pekerjaan konstruksi layang dan 90,26 untuk pekerjaan konstruksi bawah tanah," ujar Hikmat.

Jalur MRT Jakarta fase satu akan menghubungkan Lebak Bulus-Bundaran HI. Jalur ini akan terdiri dari jalur layang dari Lebak Bulus-Sisingamangaraja, dan jalur bawah tanah dari Sisingamangaraja-Bundaran HI.

Baca juga : DKI Diingatkan Penuhi Tahapan Hukum Sebelum Eksekusi Lahan untuk MRT

Jalur layang akan dilayani oleh tujuh stasiun, meliputi Stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja.

Sedangkan jalur bawah tanah akan dilayani enam stasiun, yakni Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setia Budi, Dukuh Atas dan Bundaran HI.

Baca juga : Uang Ganti Rugi MRT untuk Warga Fatmawati Berbeda-beda

Layanan MRT Jakarta ditargetkan beroperasi Maret 2019, dan diupayakan sudah mulai diuji coba pada Desember 2018.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X