Sewaktu Jadi Gubernur, Benarkah Djarot Ambil Dana Operasional Rp 4,5 Miliar/Bulan?

Kompas.com - 23/10/2017, 11:42 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat didampingi istri Happy Farida menyapa warga sebelum diarak menggunakan kereta kencana ketika pelepasan di depan Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (15/10/2017). Djarot bersama istri diarak menggunakan kereta kencana diiringi oleh pegawai dan BUMD dari Balai Kota ke Gedung Joang 45 sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pengabdiannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. KOMPAS.com/JESSI CARINAMantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat didampingi istri Happy Farida menyapa warga sebelum diarak menggunakan kereta kencana ketika pelepasan di depan Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (15/10/2017). Djarot bersama istri diarak menggunakan kereta kencana diiringi oleh pegawai dan BUMD dari Balai Kota ke Gedung Joang 45 sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pengabdiannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sewaktu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat disebut mengambil semua dana operasional gubernur, wakil gubernur sebesar Rp 4,5 miliar setiap bulannya. Djarot menyebut kabar itu tidak benar.

"Tidak benar, tanyakan saja kepada mereka (Pemprov DKI)," kata Djarot saat diklarifikasi Najwa Shihab.

Najwa melakukan wawancara langsung dengan Djarot yang disiarkan langsung melalui YouTube, Instagram, dan Facebook, Minggu (22/10/2017), dengan topik "Djarot Setelah DKI".

Djarot menegaskan, dia tidak bisa mengambil dana operasional gubernur dan wakil gubernur. Dia hanya bisa mengambil salah satu saja.

Baca juga : Sekda: Djarot Berhak Dapat Dana Operasional Gubernur dan Wagub


"Tidak boleh diambil dua-duanya, harus salah satu. Dulu Pak Sekda bilang ke saya, boleh Pak. Aturannya enggak boleh, coba tanya Biro KDH, enggak boleh," ujar Djarot menegaskan.

Sama dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menjabat sebagai gubernur, Djarot mengaku membagi-bagikan dana operasional gubernur yang diterimanya kepada Sekda DKI, wali kota, bupati, dan juga staf.

"Tanyain aja pada Sekda, kemarin saya ketemu, kok begitu Pak Sek? Dia jawab enggak Pak, itu yang dulu..."

Baca juga : Jika Dilantik jadi Gubernur Definitif, Gaji Djarot Tetap sebagai Wagub

"Ngomonglah, Bapak dapat enggak dari kita? Dapat. Wali kota dapat enggak dari kita? Dapat, Bupati dapat enggak? Dapat. Tanya saja kepada mereka," kata Djarot lagi.

Menurut Djarot, dia tahu penggunaan dana operasional bukan untuk kebutuhan pribadinya. Dia mengaku menggunakan uang tersebut untuk memenuhi undangan resepsi warga, menyumbang untuk kematian, untuk karangan bunga, dan sebagainya.

"Jadi tidak benar itu, silakan cek ke Sekda," ucap Djarot menegaskan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AirAsia Indonesia Digugat Karyawan karena Tak Beri Gaji 6 Bulan

AirAsia Indonesia Digugat Karyawan karena Tak Beri Gaji 6 Bulan

Megapolitan
Tenggak Miras Oplosan Saat Perayaan Ulang Tahun, 2 Pemuda di Depok Tewas

Tenggak Miras Oplosan Saat Perayaan Ulang Tahun, 2 Pemuda di Depok Tewas

Megapolitan
Kabupaten Bekasi Masih Ada di Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Kadinkes

Kabupaten Bekasi Masih Ada di Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Kadinkes

Megapolitan
Belajar dari Bioskop Luar Negeri, Cinepolis Yakin Klaster Bioskop Bisa Dihindari

Belajar dari Bioskop Luar Negeri, Cinepolis Yakin Klaster Bioskop Bisa Dihindari

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Airin Akui Peran Satgas RT/RW Belum Maksimal

Kasus Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Airin Akui Peran Satgas RT/RW Belum Maksimal

Megapolitan
Imbau Warga Tak ke Luar Kota Saat Libur Panjang, Wagub DKI: Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi

Imbau Warga Tak ke Luar Kota Saat Libur Panjang, Wagub DKI: Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi

Megapolitan
Pemkab Bekasi Akan Limpahkan Kasus Pembuang Sampah di Kalimlang ke Pengadilan

Pemkab Bekasi Akan Limpahkan Kasus Pembuang Sampah di Kalimlang ke Pengadilan

Megapolitan
AirAsia Indonesia Tegaskan Operasional Mereka Tak Terpengaruh Penutupan AirAsia X

AirAsia Indonesia Tegaskan Operasional Mereka Tak Terpengaruh Penutupan AirAsia X

Megapolitan
Sumbatan Sampah Bikin Muara Angke Banjir Rob, Lurah: Warga Tak Mau Sadar

Sumbatan Sampah Bikin Muara Angke Banjir Rob, Lurah: Warga Tak Mau Sadar

Megapolitan
Airin Sorot Meningkatnya Angka Kematian Pasien Covid-19 di Tangsel

Airin Sorot Meningkatnya Angka Kematian Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Film Lokal Dapat Angin Segar di Tengah Batasan 25 Persen Jumlah Penonton Bioskop

Film Lokal Dapat Angin Segar di Tengah Batasan 25 Persen Jumlah Penonton Bioskop

Megapolitan
Banjir Rob di Muara Angke Disebabkan Lumpur hingga Cor Beton yang Sumbat Selokan

Banjir Rob di Muara Angke Disebabkan Lumpur hingga Cor Beton yang Sumbat Selokan

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta Tiang Pancang Monorel yang Mangkrak Dibongkar

Anggota DPRD DKI Minta Tiang Pancang Monorel yang Mangkrak Dibongkar

Megapolitan
Walaupun APBD-P Devisit, PSI Minta Pemprov DKI Segera Bayar TKD PNS

Walaupun APBD-P Devisit, PSI Minta Pemprov DKI Segera Bayar TKD PNS

Megapolitan
Jelang Musim Hujan, Pemkot Tangerang Waspada Banjir di 4 Wilayah

Jelang Musim Hujan, Pemkot Tangerang Waspada Banjir di 4 Wilayah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X