Belum Terima Salinan Putusan MA, Seorang Warga Penggugat MRT Ogah Bangunan Dibongkar

Kompas.com - 25/10/2017, 18:13 WIB
Toko Serba Indah milik Mahesh Lalmalani yang akan dijadikan Stasiun Haji Nawi mass rapid transit (MRT) di jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (23/10/2017). 26 lahan di Jalan Fatmawati akan segera dibongkar untuk proyek pembangunan MRT, Proyek ini diperkirakan akan rampung pada tahun 2018. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIToko Serba Indah milik Mahesh Lalmalani yang akan dijadikan Stasiun Haji Nawi mass rapid transit (MRT) di jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (23/10/2017). 26 lahan di Jalan Fatmawati akan segera dibongkar untuk proyek pembangunan MRT, Proyek ini diperkirakan akan rampung pada tahun 2018.
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wienarsih Waluyo, salah satu warga Jalan Fatmawati yang menggugat ganti rugi untuk proyek mass rapid transit ( MRT), berang ketika ditanya tanggapannya soal permintaan pembongkaran lahan setelah gugatannya diputuskan Mahakamah Agung.

"Ya enggak bisa begitu lah. Apa-apaan. Kami belum terima apapun, kok sudah suruh bongkar saja, " kata Wienarsih ketika dihubungi, Rabu (25/10/2017).

Wienarsih mengaku hingga hari ini, ia belum menerima salinan putusan yang memenangkan Pemprov DKI Jakarta itu. Ia pun belum menerima surat permintaan dari Pemerintah untuk membongkar lahannya. Ia menolak lahannya dibongkar

"Selama tidak ada bukti hitam di atas putih, ya kami akan bertahan," ujarnya.

Baca juga : Menang Perkara Ganti Rugi, DKI Segera Eksekusi Lahan MRT di Fatmawati

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi tetap meminta seluruh penggugat lahan untuk proyek MRT, untuk ikut membongkar sendiri bangunan mereka yang terkena proyek. Tri memberi waktu empat hari ke depan mulai Rabu (25/10/2017).

"Selama empat hari ini saya minta tolong dibongkar, kalau tidak, Senin, saya yang akan bongkar sendiri," kata Tri ditemui di Jakarta Selatan, Rabu siang.

Tri mengatakan seharusnya dengan adanya pernyataan dari Mahkamah Agung bahwa Pemprov DKI diputuskan menang dalam gugatan ini, warga memiliki kesadaran diri untuk membongkar bangunannya. Pihaknya siap membantu jika keenam warga itu meminta.

"Kalau butuh tenaga Satpol PP dan alat-alat, kami akan kerahkan," ujar Tri.

Baca juga : Wali Kota Jaksel: Mahesh Sudah Bongkar Bangunannya Dibantu PT MRT

Di antara enam penggugat, baru Mahesh Lalmalani selaku pemilik Toko Serba Indah yang membongkar lahannya. Ia luluh setelah didatangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

Megapolitan
Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Megapolitan
FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

Megapolitan
Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X