Cerita Para Pedagang tentang Pasar Tanah Abang Tempo Dulu...

Kompas.com - 31/10/2017, 07:56 WIB
Suasana di depan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaSuasana di depan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).
|
EditorDian Maharani

"Dulu pas saya jualan itu Blok G ini masih jadi terminal, bukan bangunan pasar bertingkat begini," kata dia ketika ditemui Kompas.com, Senin (30/10/2017).

Ia mengatakan, saat itu dirinya berdagang di pinggir jalan tepatnya di seberang terminal yang kini berubah menjadi gedung Blok G Tanah Abang.

"Dulu sama sekali belum ada gedung-gedung pasar. Saya itungannya dulu juga PKL (pedagang kaki lima), orang saya jualan di pinggiran jalan depan terminal. Tapi ya dulu masih bebas, belum ada Satpol PP seperti sekarang," paparnya.

Pedagang lain bernama Aryani (52) mengatakan, dahulu gedung Blok A dan Blok B merupakan sebuah bangunan sekolah.

"Saya itu lahir di Tanah Abang. Bapak Ibu saya dulu pedagang di sini, saya inget betul dulu itu Blok A sama Blok B itu ya bangunan sekolah Cina, terus di depannya itu banyak tukang jual pisang," sebutnya saat ditemui Kompas.com.

Aryani melanjutkan, saat itu jalanan di sekitar pasar masih sangat buruk. Meski demikian pengunjung pasar tradisional di kawasan tersebut sangat ramai.

"Dulu itu enggak cuma jualan tekstil kita, ada yang jual sayur, ikan, macem-macem. Ramai bener dulu soalnya kan belum ada saingannya kan. Pedagang juga belum banyak kayak sekarang," sebutnya.

Baca juga : Sandiaga Minta Waktu untuk Buat Terobosan Mengatur PKL Tanah Abang

Samsul Rizal melanjutkan, kondisi mendadak berubah ketika Blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang dibangun.

"Dulu Blok A dan Blok B bangunannya masih kayak Blok G sekarang. Ya gedung bertingkat tapi enggak bagus kayak sekarang, belum ada AC (air conditioner) model sekarang," kata dia.

Pada saat itu, para PKL pun menolak dipindahkan ke bangunan Blok A dan Blok B pasar. Alasannya, karena sepi pengunjung. Para PKL termasuk Samsul lebih memilih bertahan berjualan di pinggir jalan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Megapolitan
Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Megapolitan
Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Megapolitan
Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Megapolitan
UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Megapolitan
Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Megapolitan
Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Megapolitan
Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X