Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anies Butuh Waktu untuk Matangkan Penataan Tanah Abang

Kompas.com - 05/11/2017, 14:17 WIB
Iwan Supriyatna

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya keluhan masyarakat terkait kembali semrawutnya kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta, mendapatkan tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut Anies, penataan Tanah Abang sebagai salah satu sentra jual beli beragam produk tersebut perlu penataan yang sifatnya permanen dan bukan hanya sementara.

"Saya ingin memastikan bahwa solusi yang diterapkan adalah solusi jangka panjang, bukan solusi yang kelihatan bagus tapi temporer," kata Anies di Jakarta, Minggu (5/11/2017).

(Baca juga : Menanti Solusi Anies-Sandi Bereskan Semrawut Tanah Abang...)

Anies menambahkan, agar sistem pengawasan berjalan permanen, perlu pengawasan yang dilakukan secara rutin.

Jika pengawasan dibiarkan longgar sedikit saja, maka Tanah Abang akan kembali menjadi pasar yang tidak tertata dengan baik.

"Kalau enggak diawasin masalah lagi, atau kalau pengawasannya berjalan baik tapi dalam periode tertentu berubah lagi, jadi kita ingin cari solusi yang permanen," terangnya.

(Baca juga : Kata Sandiaga, Solusi untuk Tanah Abang Bakal Out Of the Box)

Terkait sistem apa yang akan diterapkan, Anies belum bisa menjabarkannya secara detail. Pasalnya, masih butuh pemantapan sistem agar berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Sudah ketemu sebetulnya tapi saya ingin pastikan dulu, cara memastikannya gimana, panggil semua stakeholder. Saya bilang kemarin saya enggak mau mengumumkan sebelum semua stakeholder diajak bicara sehingga ketika itu dilaksanakan insya Allah bisa lebih baik," ucap Anies.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan 2024, Paling Banyak karena Korsleting

144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan 2024, Paling Banyak karena Korsleting

Megapolitan
7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen

7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen

Megapolitan
Kawal Aksi di Sekitar Gedung MK, 2.713 Aparat Gabungan Dikerahkan

Kawal Aksi di Sekitar Gedung MK, 2.713 Aparat Gabungan Dikerahkan

Megapolitan
Perempuan yang Ditemukan Tewas di Pulau Pari Sudah Hilang sejak 9 April 2024

Perempuan yang Ditemukan Tewas di Pulau Pari Sudah Hilang sejak 9 April 2024

Megapolitan
Perempuan Menangis Histeris di Lokasi Kebakaran 'Saudara Frame', Mengaku Ibu dari Korban Tewas

Perempuan Menangis Histeris di Lokasi Kebakaran "Saudara Frame", Mengaku Ibu dari Korban Tewas

Megapolitan
Melonjak, Jumlah Pasien DBD di Jakbar Tembus 1.124 pada April 2024

Melonjak, Jumlah Pasien DBD di Jakbar Tembus 1.124 pada April 2024

Megapolitan
JPO Cilincing yang Hancur Ditabrak Kontainer Diperbaiki, Biaya Ditanggung Perusahaan Truk

JPO Cilincing yang Hancur Ditabrak Kontainer Diperbaiki, Biaya Ditanggung Perusahaan Truk

Megapolitan
Polisi Usut Penyebab Remaja di Cengkareng Gantung Diri

Polisi Usut Penyebab Remaja di Cengkareng Gantung Diri

Megapolitan
Dari 7 Jenazah Korban Kebakaran Mampang, 2 di Antaranya Anak Laki-laki

Dari 7 Jenazah Korban Kebakaran Mampang, 2 di Antaranya Anak Laki-laki

Megapolitan
Isak Tangis Iringi Pengantaran 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' ke RS Polri

Isak Tangis Iringi Pengantaran 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" ke RS Polri

Megapolitan
Kebakaran Toko Bingkai Saudara Frame Padam, Arus Lalin Jalan Mampang Prapatan Kembali Normal

Kebakaran Toko Bingkai Saudara Frame Padam, Arus Lalin Jalan Mampang Prapatan Kembali Normal

Megapolitan
Sebelum Toko 'Saudara Frame' Terbakar, Ada Percikan Api Saat Pemotongan Kayu

Sebelum Toko "Saudara Frame" Terbakar, Ada Percikan Api Saat Pemotongan Kayu

Megapolitan
Kondisi Karyawan Selamat dari Kebakaran Saudara Frame, Salah Satunya Luka Bakar Hampir di Sekujur Tubuh

Kondisi Karyawan Selamat dari Kebakaran Saudara Frame, Salah Satunya Luka Bakar Hampir di Sekujur Tubuh

Megapolitan
Polisi: Ada Luka di Dada dan Cekikan di Leher Jasad Perempuan di Pulau Pari

Polisi: Ada Luka di Dada dan Cekikan di Leher Jasad Perempuan di Pulau Pari

Megapolitan
144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan, Terbanyak di Jaktim

144 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Ramadhan, Terbanyak di Jaktim

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com