Anies Butuh Waktu untuk Matangkan Penataan Tanah Abang

Kompas.com - 05/11/2017, 14:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (4/11/2017) KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (4/11/2017)
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya keluhan masyarakat terkait kembali semrawutnya kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta, mendapatkan tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut Anies, penataan Tanah Abang sebagai salah satu sentra jual beli beragam produk tersebut perlu penataan yang sifatnya permanen dan bukan hanya sementara.

"Saya ingin memastikan bahwa solusi yang diterapkan adalah solusi jangka panjang, bukan solusi yang kelihatan bagus tapi temporer," kata Anies di Jakarta, Minggu (5/11/2017).

(Baca juga : Menanti Solusi Anies-Sandi Bereskan Semrawut Tanah Abang...)


Anies menambahkan, agar sistem pengawasan berjalan permanen, perlu pengawasan yang dilakukan secara rutin.

Jika pengawasan dibiarkan longgar sedikit saja, maka Tanah Abang akan kembali menjadi pasar yang tidak tertata dengan baik.

"Kalau enggak diawasin masalah lagi, atau kalau pengawasannya berjalan baik tapi dalam periode tertentu berubah lagi, jadi kita ingin cari solusi yang permanen," terangnya.

(Baca juga : Kata Sandiaga, Solusi untuk Tanah Abang Bakal Out Of the Box)

Terkait sistem apa yang akan diterapkan, Anies belum bisa menjabarkannya secara detail. Pasalnya, masih butuh pemantapan sistem agar berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Sudah ketemu sebetulnya tapi saya ingin pastikan dulu, cara memastikannya gimana, panggil semua stakeholder. Saya bilang kemarin saya enggak mau mengumumkan sebelum semua stakeholder diajak bicara sehingga ketika itu dilaksanakan insya Allah bisa lebih baik," ucap Anies.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X