Banyak Motor Lawan Arah hingga Masuk Jalur Cepat Terjaring Operasi Zebra

Kompas.com - 06/11/2017, 13:25 WIB
Polisi tengah memberikan penjelasan terkait pelanggaran yang dilakukan pengendara saat terjaring dalam Operasi Zebra di Jakarta, Kamis (2/11/2017). Fachri FachrudinPolisi tengah memberikan penjelasan terkait pelanggaran yang dilakukan pengendara saat terjaring dalam Operasi Zebra di Jakarta, Kamis (2/11/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi Zebra Jaya 2017 pada Senin, (6/11/2017) sudah memasuki hari keenam. Sejak dimulai pada awal bulan lalu, ribuan kendaraan didapati melakukan pelanggaran.

Dari pantauan Kompas.com pada gelar operasi Zebra di wilayah Jakarta Pusat, tepatnya di jalan Letjen Suprapto dan Ahmad Yani, mayoritas pelanggaran dilakukan oleh pengendara roda dua.

"Kami prioritaskan pada pelanggaran yang berpotensi terjadi kecelakaan. Mayoritas seperti melawan arus, masuk ke jalur cepat, serta kelengkapan keamanan pengendara seperti helm," ucap AKBP Ganet Sukoco, Kasat Lantas Jakarta Pusat saat ditemui Senin, (6/11/2017).

Baca juga : Lima Hari Operasi Zebra, 44.574 Kendaraan Ditilang


Hal itu sudah diatur dalam undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Pelanggaran melawan arus dan jalur cepat misalnya diatur pada pasal 287 ayat 1. Pengendara yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas, dipidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Soal kewajiban mengenakan helm diatur pada pasal 291 ayat 1 dan 2. Baik pengemudi maupun penumpang wajib mengenakan helm, jika tidak maka terancam pidana kurungan maksimal satu bulan dan denda paling banyak Rp 250.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Operasi Zebra Jaya masih akan berlangsung hingga 14 November mendatang.

Baca juga : Operasi Zebra Difokuskan pada Pelanggaran Rambu Lalu Lintas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Jakarta Harap Vaksinasi Covid-19 Berlanjut untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Pemprov DKI Jakarta Harap Vaksinasi Covid-19 Berlanjut untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Enam Taman di Jakarta Barat Segera Dibuka untuk Umum

Jakarta PPKM Level 2, Enam Taman di Jakarta Barat Segera Dibuka untuk Umum

Megapolitan
Mulai 24 Oktober, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Mulai 24 Oktober, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
Tak Ingin Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Depok Minta Camat dan Lurah Pantau Sekolah Tatap Muka

Tak Ingin Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Depok Minta Camat dan Lurah Pantau Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Tangkap 3 Pengedar, Polres Tangsel Amankan Barang Bukti Ganja 31,76 Kilogram

Tangkap 3 Pengedar, Polres Tangsel Amankan Barang Bukti Ganja 31,76 Kilogram

Megapolitan
Turap Sepanjang 150 Meter di Aliran Kali Pulo Nangka Kayu Putih Longsor

Turap Sepanjang 150 Meter di Aliran Kali Pulo Nangka Kayu Putih Longsor

Megapolitan
Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri di Ruko Bekasi

Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri di Ruko Bekasi

Megapolitan
Ludes Terbakar, 16 Kios Pedagang Pasar Kayu Jati Rawamangun Dipindahkan

Ludes Terbakar, 16 Kios Pedagang Pasar Kayu Jati Rawamangun Dipindahkan

Megapolitan
32 Program Penanggulangan Banjir di Kota Tangerang, Bangun Tanggul Sungai hingga Pasang Pompa Listrik

32 Program Penanggulangan Banjir di Kota Tangerang, Bangun Tanggul Sungai hingga Pasang Pompa Listrik

Megapolitan
Klarifikasi Dishub DKI: Motor Tidak Kena Ganjil Genap Kawasan Tempat Wisata

Klarifikasi Dishub DKI: Motor Tidak Kena Ganjil Genap Kawasan Tempat Wisata

Megapolitan
Dinas PUPR Kota Tangerang Bangun Tanggul di Kali Ledug

Dinas PUPR Kota Tangerang Bangun Tanggul di Kali Ledug

Megapolitan
Taman Sari Jadi Satu-satunya Kecamatan Zona Hijau Covid-19 di Jakarta Barat

Taman Sari Jadi Satu-satunya Kecamatan Zona Hijau Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
Petugas PJU di Warakas Tewas Tersengat Aliran Listrik Saat Lakukan Pemeliharaan Kabel

Petugas PJU di Warakas Tewas Tersengat Aliran Listrik Saat Lakukan Pemeliharaan Kabel

Megapolitan
Satu Lagi Anggota TNI Dinonaktifkan akibat Bantu Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet

Satu Lagi Anggota TNI Dinonaktifkan akibat Bantu Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet

Megapolitan
Temuan 46 Kasus Covid-19, Semua Penghuni Pesantren Babussalam Depok Sudah Di-swab

Temuan 46 Kasus Covid-19, Semua Penghuni Pesantren Babussalam Depok Sudah Di-swab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.