Kadishub Akan Kaji Keinginan Anies-Sandi Hapus Larangan Sepeda Motor

Kompas.com - 08/11/2017, 12:07 WIB
Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta, Andri Yansah seusai rapat evaluasi penghapusan Three in One di Kantor Dishubtarans pada Kamis (14/4/2016).Akhdi martin pratama Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta, Andri Yansah seusai rapat evaluasi penghapusan Three in One di Kantor Dishubtarans pada Kamis (14/4/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah belum bisa berbicara banyak mengenai wacana penghapusan larangan sepeda motor melintas di Jalan Protokol. Andri mengatakan, penghapusan sebuah kebijakan juga harus melalui kajian terlebih dahulu.

"Kami kaji dulu, kan, FGD (forum group discussion) dulu. Kami lihat (pendapat) para pengamat," ujar Andri di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (8/11/2017).

FGD tersebut sekaligus mencari tahu dampak jika kebijakan ini dihapus. Andri mengatakan, nantinya Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengundang para pakar.

"Supaya bisa melihat dari bermacam aspek," ujar Andri.

Ketika Pemprov DKI Jakarta ingin memperluas area larangan sepeda motor, kajiannya juga sudah ada. Andri mengatakan, kajian yang ada akan dipadankan dengan kajian yang baru nanti.

"Nanti kami padukan (dengan kajian sebelumnya)," katanya.

Baca juga: Mau Cabut Larangan Motor, Sandiaga Yakin Warga Beralih ke Angkutan Umum

Beberapa bulan lalu, Andri pernah menjelaskan kepada DPRD DKI mengenai kajian larangan sepeda motor. Saat itu Pemprov DKI berencana memperluas area larangan sepeda motor hingga Jalan Sudirman.

Kata Andri, saat itu, cepat atau lambat kebijakan larangan sepeda motor harus dilaksanakan. Sebab, pertumbuhan kendaraan bermotor setiap hari begitu banyak.

Dalam satu hari, pertumbuhan kendaraan bermotor mencapai 1.500, tepatnya 1.200 untuk roda dua dan 300 kendaraan roda empat.

Jika pengaturan semacam ini tidak segera dilaksanakan, kondisi lalu lintas akan semakin macet. Kebijakan ini juga sambil menunggu program electronic road pricing (ERP) siap.

"Kalau kita enggak cepat, enggak tahu ke depan seperti apa. Enggak perlu tunggu 5 tahun, 2 sampai 3 tahun pasti macet," kata Andri ketika itu.

Baca juga: Sepeda Motor Akan Kembali Melintas di Thamrin, Apa Kata Warga?

Namun, perluasan area larangan bermotor tidak jadi dilakukan dengan beberapa alasan. Alasannya karena masih banyak pembangunan di kawasan Sudirman-Thamrin, seperti proyek transportasi massal cepat (MRT)

Pembangunan trotoar juga akan dilakukan di ruas jalan itu. Setelah selesai, barulah perluasan aturan larangan sepeda motor bisa dikaji kembali.

Namun, kini aturan itu ingin dihapus Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Rancangan pembangunan di kawasan Sudirman-Thamrin diubah agar sepeda motor bisa melintasi area itu.


EditorDian Maharani

Terkini Lainnya

Targetkan Kunjungan Wisman Timor Leste, Kemenpar Gelar Konser Musik Perbatasan

Targetkan Kunjungan Wisman Timor Leste, Kemenpar Gelar Konser Musik Perbatasan

Regional
Tindaklanjuti Surat Pengunduran Diri Bupati Bekasi, DPRD Akan Konsultasi ke Kemendagri

Tindaklanjuti Surat Pengunduran Diri Bupati Bekasi, DPRD Akan Konsultasi ke Kemendagri

Megapolitan
Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Dimulai Maret

Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Dimulai Maret

Edukasi
Besok, Polisi Limpahkan Lagi Berkas Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekas ke Kejaksaan

Besok, Polisi Limpahkan Lagi Berkas Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekas ke Kejaksaan

Megapolitan
Kalla Sebut Penentuan Tarif MRT Harus Dicari Jalan Tengah

Kalla Sebut Penentuan Tarif MRT Harus Dicari Jalan Tengah

Nasional
KPU Rancang Debat Terakhir Pilpres Digelar 9 April

KPU Rancang Debat Terakhir Pilpres Digelar 9 April

Nasional
Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Penuntasan Kasus Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola

Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Penuntasan Kasus Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola

Nasional
Ini Elektabilitas Parpol di Mata 'Emak-emak' Menurut Survei LSI Denny JA

Ini Elektabilitas Parpol di Mata "Emak-emak" Menurut Survei LSI Denny JA

Nasional
Sedang Meditasi, Biksu Ini Tewas Diinjak Gajah Liar

Sedang Meditasi, Biksu Ini Tewas Diinjak Gajah Liar

Internasional
Stunting, Pengangguran dan 5 Tantangan Pendidikan Saat Ini

Stunting, Pengangguran dan 5 Tantangan Pendidikan Saat Ini

Edukasi
Para Perempuan Penjelajah, Keliling Dunia hingga Keluar Angkasa

Para Perempuan Penjelajah, Keliling Dunia hingga Keluar Angkasa

Internasional
Fakta Hidup 'Si Mantan Preman' Bagas Suratman, Jadi Petani Sukses hingga Omset Rp 15 Juta Per Hari

Fakta Hidup "Si Mantan Preman" Bagas Suratman, Jadi Petani Sukses hingga Omset Rp 15 Juta Per Hari

Regional
Pererat Tali Persaudaraan, Gubernur Olly Apresiasi Perayaan Cap Go Meh

Pererat Tali Persaudaraan, Gubernur Olly Apresiasi Perayaan Cap Go Meh

Regional
Ferrial Sofyan Dicopot dari Wakil Ketua DPRD dan Digantikan Santoso

Ferrial Sofyan Dicopot dari Wakil Ketua DPRD dan Digantikan Santoso

Megapolitan
Alvito Deanova dan Putri Ayuningtyas Diusulkan Jadi Moderator Debat Ketiga

Alvito Deanova dan Putri Ayuningtyas Diusulkan Jadi Moderator Debat Ketiga

Nasional

Close Ads X