Ratusan Pasukan Biru Tangani Kebocoran Tanggul Luar Batang

Kompas.com - 08/11/2017, 13:53 WIB
Proses perbaikan tanggul kampung Luar Batang yang mengalami kebocoran, Rabu (8/11/2017) Kadis SDA DKI JakartaProses perbaikan tanggul kampung Luar Batang yang mengalami kebocoran, Rabu (8/11/2017)
|
EditorKurnia Sari Aziza


JAKARTA, KOMPAS.com - Kebocoran tanggul penahan air laut di Kampung Luar Batang RT 3 RW 3, Penjaringan, Jakarta Utara terus berusaha ditangani. Rabu (8/11/2017), Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menambah jumlah personil pasukan biru untuk menangani kebocoran tersebut.

"Kemarin (pasukan biru) sekitar 45 orang sudah bersiaga, lalu hari ini kami tambahkan sekitar 80 personil. Jadi sekitar 120 personil saat ini (pasukan biru yang menangani kebocoran tanggul Luar Batang)," ucap Teguh Hendarwan, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta saat dihubungi Rabu (8/11/2017).

Teguh mengatakan, petugas akan mengecor tanggul guna memperbaiki kebocoran.

Pada pemeriksaan awal, Dinas Sumber Daya Air menemukan dua titik sumber kebocoran. Masing-masing titik tersebut terdapat 15 lubang air yang merembes masuk ke perumahan.

Baca juga : Kadis Tata Air Minta Kampung Luar Batang Steril

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan (pakai baju koko dan peci hitam), di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/2/2017).Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan (pakai baju koko dan peci hitam), di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/2/2017).
Teguh mengatakan, kebocoran pada tanggul yang selesai dibangun tahun lalu ini terjadi akibat tindakan warga sekitar Luar Batang.

Para penghuni kampung yang sebagian merupakan nelayan gemar menambatkan perahu kayu mereka di tanggul lalu membuat lubang untuk tambatan kapal dan memaku tanggul.

Baca juga : Tanggul di Kampung Luar Batang Bocor karena Dipaku Warga

"Jadi air menggerus lubang tersebut, jadinya bocor. Saya harapkan pengurus wilayah mensterilkan wilayah pasar ikan ini dari kapal-kapal tersebut, karena memang sudah dibuat demikian (steril)," ucap Teguh, Selasa (7/11/2017).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Pengendalian Banjir Kali Cakung di Bekasi Tak Selesai Tahun Ini

Penyebab Pengendalian Banjir Kali Cakung di Bekasi Tak Selesai Tahun Ini

Megapolitan
Ada Pajak 0 Persen Mobil Baru, Fraksi PDI-P Pertanyakan Anies Soal Larangan Penggunaan Mobil di Atas 10 Tahun

Ada Pajak 0 Persen Mobil Baru, Fraksi PDI-P Pertanyakan Anies Soal Larangan Penggunaan Mobil di Atas 10 Tahun

Megapolitan
23,6 Ton Garam Sudah Ditebar di Atas Selat Sunda demi Cegah Banjir di Jabodetabek

23,6 Ton Garam Sudah Ditebar di Atas Selat Sunda demi Cegah Banjir di Jabodetabek

Megapolitan
Dinkes DKI: Data Covid-19 yang Tertunda dari Kemenkes Sudah Otomatis Masuk

Dinkes DKI: Data Covid-19 yang Tertunda dari Kemenkes Sudah Otomatis Masuk

Megapolitan
Millen Cyrus Diserahkan ke BNN, Polisi: Obat Benzo Sesuai Resep Dokter

Millen Cyrus Diserahkan ke BNN, Polisi: Obat Benzo Sesuai Resep Dokter

Megapolitan
Kembali Diamankan Polisi, Millen Cyrus Klaim Diberi Benzo oleh BNN

Kembali Diamankan Polisi, Millen Cyrus Klaim Diberi Benzo oleh BNN

Megapolitan
Sebut Jalur Sepeda Permanen sebagai Awal yang Baik, MTI: Perjalanan Masih Panjang

Sebut Jalur Sepeda Permanen sebagai Awal yang Baik, MTI: Perjalanan Masih Panjang

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Penjualan Saham Perusahaan Bir Belum Direspons DPRD

Wagub DKI Sebut Penjualan Saham Perusahaan Bir Belum Direspons DPRD

Megapolitan
Penjambret Ponsel Remaja di Tangsel Ditangkap, Begini Perannya

Penjambret Ponsel Remaja di Tangsel Ditangkap, Begini Perannya

Megapolitan
Angka Kematian di Jakarta Meningkat, Dinkes DKI Sebut Tingkatnya Masih Sama

Angka Kematian di Jakarta Meningkat, Dinkes DKI Sebut Tingkatnya Masih Sama

Megapolitan
Polisi Tilang Pengendara Moge yang Terobos Kawasan Ring 1 Istana Kepresidenan

Polisi Tilang Pengendara Moge yang Terobos Kawasan Ring 1 Istana Kepresidenan

Megapolitan
Benarkan Ada Pelanggaran Lalu Lintas dari Kasus Penerobos Ring 1, Polisi: Kami Tindak Sanksi Penilangan

Benarkan Ada Pelanggaran Lalu Lintas dari Kasus Penerobos Ring 1, Polisi: Kami Tindak Sanksi Penilangan

Megapolitan
Pro Kontra Orangtua Siswa di Jakarta soal Rencana Sekolah Tatap Muka Juli 2021

Pro Kontra Orangtua Siswa di Jakarta soal Rencana Sekolah Tatap Muka Juli 2021

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Ingin 5.000 Warganya yang Sembuh Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Wali Kota Bekasi Ingin 5.000 Warganya yang Sembuh Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Megapolitan
Ingin Buang Air Kecil, Warga Temukan Mayat di Kolong Jembatan

Ingin Buang Air Kecil, Warga Temukan Mayat di Kolong Jembatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X