Pelempar Batu terhadap Seorang DJ di Jakbar Kini Dirawat di RSJ Grogol

Kompas.com - 08/11/2017, 17:16 WIB
Foto wanita korban begal yang beredar di aplikasi pesan singkat, Senin (6/11/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaFoto wanita korban begal yang beredar di aplikasi pesan singkat, Senin (6/11/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS. com —  Tersangka pelaku pelemparan batu terhadap seorang disk jockey (DJ) bernama Siska di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu kini dirawat intensif di Rumah Sakit Jiwa dr Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat.

"Saat ini pelaku dirawat di RSJ Grogol untuk dilakukan observasi selama dua minggu," kata  Wakil Kepala Polres Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (8/11/2017).

Menurut dia, hal itu dilakukan karena tersangka diduga mengalami gangguan jiwa. Observasi dilakukan agar didapatkan hasil yang pasti mengenai kondisi kejiwaan tersangka.

"Kami enggak mau asal bilang sakit jiwa. Jadi pelaku ini kami interogasi belum bisa menjawab. Saat kejadian, pelaku diduga sedang dalam pengaruh minuman keras. Tapi, pada hari selanjutnya tetap tidak dapat diinterogasi," katanya.

Baca juga: Pelaku yang Lempar Batu ke DJ di Kebon Jeruk Alami Gangguan Jiwa

Kepala Polsek Kebon Jeruk Komisaris Marbun sebelumnya mengatakan, tersangka pelaku pelemparan batu itu bernama Makzimus (50). Saat akan melakukan penangkapan, polisi mendapat informasi dari warga yang melihat kejadian itu tentang ciri-ciri pelaku.

"Waktu itu ternyata warga  sempat membawa pelaku ke panti sosial Kedoya. Kami jemput di sana," kata dia, Selasa.

Awal pekan ini, beredar foto di aplikasi pesan singkat yang memperlihatkan seorang perempuan mengalami luka lebam parah di bagian mata dan disebut sebagai korban pembegalan di kawasan Mal Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Setelah ditelusuri, kejadian tersebut ternyata terjadi di wilayah Kebon Jeruk.

Makzimus ditangkap pada Senin malam lalu sesaat setelah korban membuat laporan polisi (LP) di Polsek Kebon Jeruk. Kasus itu telah dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Barat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

Megapolitan
Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Megapolitan
Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Megapolitan
Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Megapolitan
Ridwan Kamil Akan Berkantor di Depok, Gugus Tugas Covid-19 Mengaku Belum Diberi Tahu

Ridwan Kamil Akan Berkantor di Depok, Gugus Tugas Covid-19 Mengaku Belum Diberi Tahu

Megapolitan
Dituntut Tiga Tahun, Lucinta Luna Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Dituntut Tiga Tahun, Lucinta Luna Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Megapolitan
Ambulans bagi Pasien Covid-19 Gratis, Begini Prosedurnya

Ambulans bagi Pasien Covid-19 Gratis, Begini Prosedurnya

Megapolitan
PSMBK Kota Bogor, Zona Merah, dan Angka Kematian yang Meningkat

PSMBK Kota Bogor, Zona Merah, dan Angka Kematian yang Meningkat

Megapolitan
Anies Klaim Sudah Sediakan 100 Rumah Sakit Rujukan bagi Pasien Covid-19

Anies Klaim Sudah Sediakan 100 Rumah Sakit Rujukan bagi Pasien Covid-19

Megapolitan
5 dari 20 Daerah dengan Kasus Kematian Covid-19 Lebih dari 100 Ada di Jakarta

5 dari 20 Daerah dengan Kasus Kematian Covid-19 Lebih dari 100 Ada di Jakarta

Megapolitan
Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Megapolitan
Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Megapolitan
Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Megapolitan
Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar 'Rahasia Dapur'

Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar "Rahasia Dapur"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X