Desain Trotoar Sudirman-Thamrin Dilengkapi "Walk of Fame" Atlet Berprestasi

Kompas.com - 09/11/2017, 09:56 WIB
Jalan Sudirman lengang jelang Lebaran 2015 SANDRO GATRA/KOMPAS.comJalan Sudirman lengang jelang Lebaran 2015
Penulis Nursita Sari
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, desain trotoar di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin akan dilengkapi dengan walk of fame atlet-atlet berprestasi. Walk of fame ini menceritakan kisah atlet-atlet tersebut.

"Walk of fame itu artinya ada nama-nama, terutama di sekitar Senayan, nama-nama atlet yang mengharumkan nama Indonesia akan diberikan tempat di situ, diceritakan sejarahnya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (9/11/2017).

Tak hanya itu, Anies menyebut nantinya atlet-atlet itu akan berinteraksi dengan warga yang berlalu lalang di trotoar pada waktu tertentu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengatur waktu interaksi itu.

"(Atlet-atlet berprestasi) diberikan kesempatan untuk waktu-waktu tertentu bisa berinteraksi dengan warga," kata Anies.

Baca juga : Sandi: Ada Usul, Atlet Berprestasi Atraksi di Trotoar Sudirman-Thamrin

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya mengatakan, ada usulan agar atlet-atlet yang berprestasi melakukan atraksi di trotoar Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Bintang Robin Williams di Hollywood Walk of Fame, California, ASKOMPAS.com/ATI KAMIL Bintang Robin Williams di Hollywood Walk of Fame, California, AS
Selain itu, ada juga saran agar ada spot budaya yang dibangun di trotoar Sudirman-Thamrin. Dengan demikian, trotoar di Jakarta bisa menjadi etalase kebudayaan nasional.

Baca juga : Desain Trotoar Sudirman-Thamrin Diubah, Anies Ingin Ada Spot Budaya

"Usulannya juga atlet-atlet nasional yang berprestasi bisa diakomodir sebagai salah satu atraksi yang ditampilkan di trotoar-trotoar nanti di Jalan Sudirman sama Thamrin," ujar Sandi, Selasa (7/11/2017).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (9/11/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (9/11/2017).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X