Kompas.com - 09/11/2017, 14:12 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menemui buruh yang demo di depan Balai Kota DKI Jakarta dengan berbicara di atas mobil komando, Selasa (31/10/2017) sore. KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menemui buruh yang demo di depan Balai Kota DKI Jakarta dengan berbicara di atas mobil komando, Selasa (31/10/2017) sore.
Penulis Jessi Carina
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mempersilakan buruh menggelar demo di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/11/2017). Namun, dia berpesan kepada buruh untuk menambahkan atraksi-atraksi budaya dalam demo mereka.

"Atraksi-atraksi budaya nanti bisa dihadirkan, semoga bisa menghibur warga dan tidak mengakibatkan ketidaktertiban," ujar Sandiaga di RS Siloam Karawaci, Kamis (9/11/2017).

Dia juga berharap demo bisa menggerakan ekonomi, khususnya terkait penyediaan makan siang mereka.

Selain itu, Sandi meminta agar orasi-orasi para buruh "dipercantik" dengan alunan salawat.

"Ya salawat-salawat dan siraman rohani karena banyak sekali idiom-idiom dari religiusitas, seperti bagaimana mengajarkan para perusahaan membayar hak-hak pekerja sebelum keringatnya kering," ujar Sandiaga.

Baca juga: Minta UMP DKI Direvisi, Buruh Akan Gelar Aksi pada Hari Pahlawan

Sebelumnya Ketua Departemen Infokom dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Kahar S Cahyono mengatakan, para buruh berencana turun ke jalan untuk menuntut agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merevisi besaran upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2017 yang telah ditetapkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan melakukan aksi besar tanggal 10 November. Menurut rencana melakukan aksi di depan Istana dan Balai Kota, di mana UMP 2017 ditetapkan," ujar Kahar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya meneken UMP DKI Jakarta 2017 sebesar Rp 3,6 juta. Para buruh sebelumnya berharap agar UMP DKI Jakarta 2017 mencapai Rp 3,9 juta.

Baca juga: Buruh Minta Anies-Sandi Berani Revisi UMP



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Suami Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Kota Bekasi Kumpulkan Uang Denda Rp 55 Juta dari Pelanggar PPKM

Satpol PP Kota Bekasi Kumpulkan Uang Denda Rp 55 Juta dari Pelanggar PPKM

Megapolitan
Jusuf Hamka Jadikan 10 Hektare Tanahnya di Rorotan sebagai Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tarif Rp 7 Juta

Jusuf Hamka Jadikan 10 Hektare Tanahnya di Rorotan sebagai Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tarif Rp 7 Juta

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korbannya Sempat Menindak Pelanggar PPKM di Jaktim dan Jakut

Satpol PP Gadungan Rekrut Anggota, Para Korbannya Sempat Menindak Pelanggar PPKM di Jaktim dan Jakut

Megapolitan
3 Penipu Modus Pembuatan Sertifikat Vaksin Ditangkap, Seorang Reaktif Covid-19

3 Penipu Modus Pembuatan Sertifikat Vaksin Ditangkap, Seorang Reaktif Covid-19

Megapolitan
50.000 Penumpang Pesawat Disuntik Vaksin Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

50.000 Penumpang Pesawat Disuntik Vaksin Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
UPDATE 27 Juli: Tambah 436 Kasus Covid-19 di Tangsel, 8 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Juli: Tambah 436 Kasus Covid-19 di Tangsel, 8 Pasien Meninggal

Megapolitan
Menipu Modus Tawarkan Sertifikat Vaksin Covid-19, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Menipu Modus Tawarkan Sertifikat Vaksin Covid-19, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kasus Calo Kremasi, Polisi Periksa Agen Jasa Layanan Terkait Kematian

Kasus Calo Kremasi, Polisi Periksa Agen Jasa Layanan Terkait Kematian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X