Kompas.com - 10/11/2017, 08:37 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017).

Ini merupakan kali pertama Sandi memimpin upacara sejak menjabat sebagai wakil gubernur. Biasanya, upacara di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipimpin oleh gubernur.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar pada 30 Oktober misalnya. Upacara itu dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun, Anies tidak bisa memimpin upacara hari ini karena harus mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Baca juga : Di Hari Pahlawan, Jokowi akan Beri Nama Pesawat N219

Pantauan Kompas.com, upacara peringatan Hari Pahlawan yang dimulai pukul 08.00 WIB diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih dan mengheningkan cipta.

Setelah itu, upacara dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila oleh Sandi dan diikuti seluruh peserta upacara.

"Pancasila. Satu, Ketuhanan Yang Maha Esa," ujar Sandi diikuti seluruh peserta upacara.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 dan pesan-pesan pahlawan nasional. Dalam upacara tersebut, Sandi juga membacakan sambutan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

"Dalam setiap rangkaian perjuangan kepahlawanan yang membentuk ke-Indonesia-an kita, kita dapat mengambil pelajaran dari apinya perjuangan para pendahulu kita," kata Sandi membacakan sambutan Khofifah.

Hingga pukul 08.30 WIB, upacara masih berlangsung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Warga Tak Mudik, Anies: Ini Untuk Melindungi Semua

Minta Warga Tak Mudik, Anies: Ini Untuk Melindungi Semua

Megapolitan
Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Megapolitan
Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Megapolitan
Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Megapolitan
John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Megapolitan
Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Megapolitan
Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Megapolitan
Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Megapolitan
Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Megapolitan
John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

Megapolitan
Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Megapolitan
Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Megapolitan
John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

Megapolitan
Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X