Kompas.com - 10/11/2017, 13:08 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain menuntut revisi penetapan Upah Minimun Provinsi (UMP) manjadi Rp 3.917.000, demo buruh yang saat ini berlangsung di depan Balai Kota juga menolak konversi yang diberikan Gubernur DKI Jakarta.

Muhamad Rusdi selaku Deputi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengatakan tidak sependapat dengan konpensasi berupa gratis Transjakarta.

"Itu program bagus tapi kami tidak sependapat karena tidak menyentuh kaum buruh di Jakarta seluruhnya. Tidak semua buruh Jakarta menggunakan akses Transjakarta," ucap Rusdi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Rusdi mengatakan bagaimana sisa buruh yang tidak menggunakan Transjakarta. Secara jumlah, kenyataanya lebih banyak yang tidak pakai Transjakarta.

Baca juga : Sandi Sebut Banyak Buruh yang Merasa UMP DKI 2018 Cukup

"Berapa persen yang pakai Transjakarta, hanya 30 sampai 40 persen saja. Bagaimana dengan sisanya ini yang 50 persen lebih, mereka tetap harus mengeluarkan biaya transportasi yang mahal," ujar Rusdi.

Para buruh juga ikut menolak menolak kompensasi dengan pembangunan rumah buruh.

"Pertanyaannya kapan mau dibangun dan berapa yang akan dibangun untuk tahun ini sedangkan biaya hidup di Jakarta itu sangat tinggi. Janji-janji politik mereka harus ditepati, kalau tidak mereka itu penghianat bagi kaum buruh di Jakarta," kata Rusdi.

Baca juga : Ketika Keberpihakan Anies-Sandi terhadap Buruh Dipertanyakan...

Kompas TV Para buruh berencana berunjuk rasa menolak penetapan UMP DKI sebesar 3,6 juta rupiah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara ke Glodok Naik KRL Commuter Line dan Transjakarta

Cara ke Glodok Naik KRL Commuter Line dan Transjakarta

Megapolitan
Cara ke JIS Naik Transportasi Umum

Cara ke JIS Naik Transportasi Umum

Megapolitan
Tarif Kirim Motor Menggunakan Pos Indonesia 2022

Tarif Kirim Motor Menggunakan Pos Indonesia 2022

Megapolitan
Tarif Kirim Motor Indah Logistik Cargo 2022

Tarif Kirim Motor Indah Logistik Cargo 2022

Megapolitan
Tarif Ojol di Jabodetabek 2022 (Gojek, Grab Bike, Maxim, Anterin)

Tarif Ojol di Jabodetabek 2022 (Gojek, Grab Bike, Maxim, Anterin)

Megapolitan
Daftar Universitas Negeri di Jabodetabek

Daftar Universitas Negeri di Jabodetabek

Megapolitan
Tarif Kirim Motor Pakai JNE 2022

Tarif Kirim Motor Pakai JNE 2022

Megapolitan
Polda Metro Tangkap Pimpinan dan 2 Anggota Geng Motor Bersajam yang Konvoi di Johar Baru

Polda Metro Tangkap Pimpinan dan 2 Anggota Geng Motor Bersajam yang Konvoi di Johar Baru

Megapolitan
Tidak Digunakan Dua Tahun, Asrama Haji Kota Bekasi Jalani Sejumlah Perbaikan

Tidak Digunakan Dua Tahun, Asrama Haji Kota Bekasi Jalani Sejumlah Perbaikan

Megapolitan
Kota Depok Raih Predikat WTP 11 Kali Berturut-turut

Kota Depok Raih Predikat WTP 11 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Panitia Formula E Ajukan Permintaan Iklan ke BUMN, Anggota DRPD DKI: Mereka Lagi Cekak

Panitia Formula E Ajukan Permintaan Iklan ke BUMN, Anggota DRPD DKI: Mereka Lagi Cekak

Megapolitan
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkot Jakpus Gelar Pelatihan Membuat Produk Minuman Sehat

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkot Jakpus Gelar Pelatihan Membuat Produk Minuman Sehat

Megapolitan
Cegah Paham Radikal Terorisme di Kalangan Mahasiswa, BNPT Kerja Sama dengan Pihak Kampus

Cegah Paham Radikal Terorisme di Kalangan Mahasiswa, BNPT Kerja Sama dengan Pihak Kampus

Megapolitan
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai Cisadane, Diperkirakan Berusia 6-7 Bulan

Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Sungai Cisadane, Diperkirakan Berusia 6-7 Bulan

Megapolitan
Hewan Kurban dari Luar Daerah Wajib Jalani Karantina, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Pengawasan PMK

Hewan Kurban dari Luar Daerah Wajib Jalani Karantina, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Pengawasan PMK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.