Kompas.com - 11/11/2017, 09:29 WIB
Polisi berusaha membujuk Agustinus Woro turun dari baliho depan Gedung BPJS Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kamis (10/11/2017). Command Center DamkarPolisi berusaha membujuk Agustinus Woro turun dari baliho depan Gedung BPJS Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kamis (10/11/2017).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan kembali mengerahkan unit penyelamatan bagi Agustinus Woro yang masih berada di atas baliho di depan Gedung BPJS Jalan Jenderal Gatot Subroto, Sabtu (11/11/2017).

"Unit tangga kembali merapat ke Agustimus untuk lakukan evakuasi," ujar perwira piket Sudin Gulkarmat Jaksel, Sartono, Sabtu pagi.

Sartono mengatakan, pihaknya sudah menurunkan dua unit light rescue pads Jumat petang kemarin setelah Agustinus dilaporkan naik. Namun upaya penyelamatan belum berhasil sebab Agustinus bersikukuh bertahan di atas sampai Komnas HAM datang.

Unit penyelamat pun kembali ke markas pukul 21.45.

Pagi tadi, pihak Kodim Jakarta Selatan kembali meminta agar tangga penyelamat dikerahkan. "Kodim yang meminta, kami layani" ujar Sartono.

Baca juga: Agustinus Panjat Baliho Lagi, Sekarang di Gatot Subroto

Agustinus diketahui terakhir memanjat tower listrik di Bendungan Hilir pada 19 September 2017. Kemudian pada 17 Oktober 2017, Agustinus sempat ingin memanjat baliho di Slipi, namun dibujuk oleh anggota Bhabinkamtibmas Gelora agar mengurungkan niatnya.

Pria asal Flores itu tercatat sudah puluhan kali memanjat baliho dan tower. Ia memprotes kematian keponakannya serta meminta penembakan misterius di Menteng diusut. Di Jakarta, ia diketahui tinggal di daerah Kramat, Senen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Megapolitan
Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Megapolitan
Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Megapolitan
Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Megapolitan
2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

Megapolitan
[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X