Kompas.com - 15/11/2017, 07:37 WIB
Lukisan wajah mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah dipasang di Balai Kota DKI. Fotonya dipasang bersebelahan dengan foto Jokowi dan Ahok. KOMPAS.com/JESSI CARINA Lukisan wajah mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah dipasang di Balai Kota DKI. Fotonya dipasang bersebelahan dengan foto Jokowi dan Ahok.
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Foto mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah dipasang di Balai Kota DKI Jakarta. Foto Djarot dipasang pada Selasa (14/11/2017) malam.

Dalam foto tersebut, Djarot mengenakan pakaian dinas berwarna putih, tetapi tanpa topi. Djarot tampak tersenyum lebar. Foto Djarot dipasang sejajar dengan dua mantan gubernur sebelumnya, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

Sebelum foto Djarot dipasang, foto Jokowi dan Basuki alias Ahok dipasang agak ke atas. Foto Djarot tidak dipasang sejajar karena ada lampu yang memisahkan foto Jokowi dan Ahok. Agar foto Djarot bisa dipasang sejajar, akhirnya foto Jokowi dan Ahok diletakan agak ke bawah.

Ini sesuai dengan keinginan Djarot sebelum turun dari jabatan. Djarot ingin fotonya dipasang sejajar dengan Jokowi dan Ahok. Djarot mengatakan itu merupakan kebanggaannya menjadi gubernur DKI. Soalnya, sebelumnya tidak ada yang pernah menduga bahwa suatu saat dia akan memimpin Jakarta.

"Sopo sing mengira? Enggak ada perkiraan perhitungan teman-teman dan saudara bahwa Djarot pernah jadi gubernur meski cuma enam bulan, misalnya, enggak ada," ujar Djarot saat wawancara khusus dengan Kompas.com pada 4 September 2017.

Beberapa kali, Djarot mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari Jokowi dan Ahok, bahkan menjadi orang yang menutup periode pemerintahan tersebut.

Djarot sering mengatakan bahwa dia tidak bisa dipisahkan dengan dua gubernur sebelumnya, Jokowi dan Ahok. Sebab, apa yang dia kerjakan adalah meneruskan apa yang menjadi visi dan misi Jokowi-Ahok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atas rasa bangganya itu, Djarot ingin foto dipasang bersebelahan dengan foto Jokowi dan Ahok di galeri mantan gubernur.

"Makanya saya minta, tuh, fotonya Pak Jokowi, Pak Ahok, dan saya jadi satu. Lumayan, kan, alhamdulillah, paling enggak kata anakku, 'Oh, bapakku pernah jadi gubernur DKI'," kata Djarot.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Geng Motor Bacok Tukang Sayur di Serpong Utara, Rampas Ponsel dan Uang

Megapolitan
Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Boarding Pass KA Jarak Jauh Kini Terintegrasi Aplikasi Peduli Lindungi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Kasus Covid-19 di Tangsel Meningkat pada Pekan Terakhir PPKM Level 4, Seperti Apa Penularannya?

Megapolitan
Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Tabrak Pembatas Jalur Sepeda Sudirman, Mobil Berpelat RFS Terguling di Dekat Gedung Kemenpan-RB

Megapolitan
Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Cara Mendaftar Vaksin Dosis Kedua Via JAKI

Megapolitan
Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Tak Punya Uang, Pemkot Bekasi Belum Bayar Insentif Nakes Januari-Mei 2021

Megapolitan
Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Kepala Puskesmas di Tangerang Gugur setelah Terinfeksi Covid-19

Megapolitan
Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Meski Kasus Covid-19 Turun, Jakarta Masih Kekurangan Nakes

Megapolitan
Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Turun Jadi 77 Persen

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X