Fakultas Kedokteran UI Bantah Cari Donor Sperma

Kompas.com - 15/11/2017, 13:39 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. IWAN SUPRIYATNA/KOMPAS.comFakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Kabar beredar di media sosial bahwa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mencari 10 sampai 15 orang yang bersedia mendonorkan sperma dan akan diberi imbalan Rp 100.000 plus makan siang.

Sperma tersebut nantinya akan dijadikan bahan seminar atau workshop di Gedung IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 8 Desember 2017.

Namun, kabar tersebut dibantah pihak kampus. Fakultas Kedokteran UI menyatakan kabar tersebut tidak benar dan hanya dibuat-buat.

"Kami tidak menyelenggarakan donor sperma karena itu hal yang tidak boleh dilakukan di Indonesia," kata Budi Wiweko, Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran UI, saat ditemui Kompas.com di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017).

Budi mengatakan, seminar terkait sperma memang ada dan akan dilakukan pada 8 Desember 2017.

Namun, dalam seminar yang akan diselenggarakan di Gedung IMERI FKUI itu sama sekali tidak melibatkan orang umum, apalagi sampai melakukan donor sperma.

"Yang kami selenggarakan adalah workshop inseminasi yang merupakan suatu tindakan untuk pasien yang berkeinginan hamil," katanya.

Pada saat workshop berlangsung, sperma yang akan digunakan untuk penelitian adalah sperma yang berasal dari hewan atau sperma dari pasien yang sudah tidak terpakai.

"Workshop ini kami selenggarakan menggunakan sperma hewan atau sperma pasien yang sudah tidak terpakai, jadi tidak ada donor sperma," kata Budi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Megapolitan
Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X