Posko Pengaduan Dibuka di Kecamatan, Wali Kota Tetap Terima Aduan Qlue

Kompas.com - 17/11/2017, 21:09 WIB
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana, di Balai Kota, Senin (31/8/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana, di Balai Kota, Senin (31/8/2015).
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Posko pengaduan warga di kecamatan mulai dibuka Sabtu, (18/11/2017). Posko ini akan menjadi alternatif tempat pengaduan bagi warga yang tidak dapat berkunjung ke Balai Kota.

Namun sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengandalkan aplikasi Qlue sebagai sarana aduan warga. Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana memastikan, tetap akan menerima aduan melalui aplikasi Qlue.

"Qlue tetap ada. Nantinya, posko ini dapat juga untuk meminta update laporan permasalahan Qlue yang sekiranya statusnya belum tertangani atau ditanggapi," ucap Bambang, saat dihubungi Jumat (17/11/2017).

Bambang mengatakan, pelaporan warga melalui aplikasi Qlue ini dapat segera ditangani pihak kecamatan. Dengan demikian, akan saling terhubung antar media pengaduan.

Baca juga : Qlue Akan Diperkuat di Era Anies-Sandi

Perbandingan peringkat antara Kelurahan Cengkareng Barat dan Kelurahan Cijantung dalam aplikasi qlue, Jumat (1/9/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Perbandingan peringkat antara Kelurahan Cengkareng Barat dan Kelurahan Cijantung dalam aplikasi qlue, Jumat (1/9/2017).
Bambang juga menilai tidak ada perbedaan dari kedua media pengaduan ini. Perbedaannya hanya dari alat yang digunakan. Wilayah Jakarta Timur, kata dia, akan membuka seluruh kantor kecamatan pada Sabtu esok.

"Untuk wilayah Jakarta Timur, semua sudah siap. Walau mungkin saat hari pertama tidak maksimal, tapi kami sudah siap," ujar Bambang.

Baca juga : Ada Posko Pengaduan di Kecamatan, Warga Tetap Boleh Datang ke Balai Kota

Bambang berharap, warga dapat memanfaatkan posko ini semaksimal mungkin.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi Partai Gerindra Prabowo Soenirman menyambut baik rencana dibukanya kantor kecamatan tiap Sabtu untuk menerima aduan warga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno boncengan menerobos kemacetan Mampang di sore hari, Selasa (17/10/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno boncengan menerobos kemacetan Mampang di sore hari, Selasa (17/10/2017).
"Ini bagus, masyarakat jadi punya saluran untuk melaporkan permasalahan mereka. Buat yang tidak bisa ke Balai Kota, cukup datang ke kecamatan, harapannya permasalahan tersebut dapat segera ditangani," kata Prabowo.

Baca juga : Mulai Besok, Tiap Sabtu Kantor Kecamatan Buka Pengaduan untuk Warga

Selain itu, ia mengatakan, layanan ini dapat digunakan warga yang tidak mengerti teknologi atau menggunakan Qlue.

"Kalau Qlue buat yang paham teknologi. Adanya posko ini, buat yang tidak paham dengan teknologi bisa memanfaatkan dan dengan jarak yang tidak terlalu jauh jika harus ke Balai Kota," ucap Prabowo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Megapolitan
Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Megapolitan
Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Megapolitan
Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Megapolitan
[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

Megapolitan
Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Megapolitan
Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Megapolitan
Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X