Sambil Berfoto dengan Tiang, Warga Bicarakan Kecelakaan Setya Novanto

Kompas.com - 19/11/2017, 14:56 WIB
Warga masyarakat berfoto bersama tiang Setnov di bilangan Permata Hijau, Minggu (19/11/2017). TKP kecelakaan Setya Novanto menjadi tempat rekreasi baru warga sekitar lokasi Kompas.com/Setyo AdiWarga masyarakat berfoto bersama tiang Setnov di bilangan Permata Hijau, Minggu (19/11/2017). TKP kecelakaan Setya Novanto menjadi tempat rekreasi baru warga sekitar lokasi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus kecelakaan tunggal Toyota Fortuner yang ditumpangi Setya Novanto masih hangat dibicarakan masyarakat. Setidaknya ini yang dijumpai Kompas.com, saat berkunjung ke TKP kejadian tersebut di bilangan Permata Hijau, Minggu (19/11/2017).

Dari masyarakat yang hadir di lokasi, ada dua topik pembicaraan yang paling sering diangkat. Pertama adalah mengenai bagaimana proses kecelakaan itu berlangsung.

"Jadi dari arah sana (menunjuk ke arah Simprug), mobil datang lalu menabrak tiang. Kok bisa ya, padahal jalan kecil," ucap Kustiah (51) warga Kebon Nanas, Permata Hijau sedang menjelaskan ke temannya.

Tidak sedikit warga yang mengungkapkan analisanya layaknya detektif, untuk mengungkapkan kecelakaan yang melibatkan Setya Novanto tersebut.

Mulai dari tempat tumbukan ban pertama kali, pohon yang terkoyak sampai mobil yang menabrak tiang lampu penerangan tersebut.

Baca juga : Warga Berpose Bersama Tiang Lampu yang Ditabrak Fortuner Berpenumpang Novanto

Pembahasan kedua adalah tentang kondisi tiang lampu penerangan dengan nomor service tag 107671930xxxx0035 dan nomor stiker 8241 101 51591. Tiang ini berdiri kokoh meski ditabrak oleh Toyota Fortuner yang berbadan besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hebat ini. Ditabrak seperti itu masih tetap berdiri. Kerusakan malah di mobil. Bisa jadi barang koleksi ini," ucap Suharnoto (63) warga Parung.

Baca juga : Tak Hanya Meme, Tragedi Tiang Listrik jadi Lagu hingga Game

Dari pantauan Kompas.com, setiap menitnya selalu ada warga yang berhenti sekadar untuk melihat TKP yang menjadi terkenal karena kecelakaan itu. Kadang, pengemudi mobil melambatkan lajunya untuk mengambil kesempatan memfoto tiang tersebut sehingga menyebabkan laju kendaraan di belakangnya tersendat.

Warga masyarakat berfoto bersama tiang Setnov di bilangan Permata Hijau, Minggu (19/11/2017). TKP kecelakaan Setya Novanto menjadi tempat rekreasi baru warga sekitar lokasiKompas.com/Setyo Adi Warga masyarakat berfoto bersama tiang Setnov di bilangan Permata Hijau, Minggu (19/11/2017). TKP kecelakaan Setya Novanto menjadi tempat rekreasi baru warga sekitar lokasi

Kompas TV Hilman Mattauch adalah jurnalis yang mengemudikan mobil yang ditumpangi Setnov.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

Megapolitan
Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.