Di Google Maps Ada Lokasi "Tiang Listrik Setya Novanto"

Kompas.com - 21/11/2017, 18:18 WIB
Screen shot lokasi Tiang Listrik Setya Novanto di pencarian Google Maps Google MapScreen shot lokasi Tiang Listrik Setya Novanto di pencarian Google Maps
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah terjadi kecelakaan mobil yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto, kini muncul di Google Maps lokasi " Tiang Listrik Setya Novanto".

Ketika Kompas.com mencoba memasukkan entri tersebut di Google Maps, lokasi tersebut benar-benar muncul. Titiknya sesuai dengan lokasi asli, yakni di Jalan Permata Hijau di dekat pintu belakang Apartemen Permata Hijau.

Menurut keterangan tempat tersebut, lokasi ini buka 24 jam. Namun, tak ada nomor telepon atau alamat situs seperti kantor atau tempat bisnis lainnya. Tempat ini masuk kategori "Movie Studio".

Baca juga: Saat Tabrak Tiang, Kecepatan Mobil yang Ditumpangi Novanto 21 Km/Jam

Ada dua foto yang muncul dalam pencarian lokasi itu, yang menunjukkan lokasi tiang tengah dikerumuni awak media. Kedua foto diunggah pengguna Google bernama Muhammad Baeturrokhman.

Hingga Senin (21/11/2017) pukul 17.00, sudah ada 107 review terkait tempat ini. Kebanyakan dari mereka memberi bintang lima.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 2 Kali Lipat, Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 34 Penampungan Pengungsi Banjir

Tambah 2 Kali Lipat, Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 34 Penampungan Pengungsi Banjir

Megapolitan
Sempat Bertemu Arief Budiman, Seluruh Pegawai KPU Depok Negatif Covid-19

Sempat Bertemu Arief Budiman, Seluruh Pegawai KPU Depok Negatif Covid-19

Megapolitan
Digelar Terbatas, Pengundian Nomor Urut Kandidat Pilkada Depok Hanya Boleh Dihadiri Tamu Undangan

Digelar Terbatas, Pengundian Nomor Urut Kandidat Pilkada Depok Hanya Boleh Dihadiri Tamu Undangan

Megapolitan
Empat Rumah Terbakar di Cipete Utara, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Empat Rumah Terbakar di Cipete Utara, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Megapolitan
Tersisa 155 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di RS Kota Bekasi

Tersisa 155 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di RS Kota Bekasi

Megapolitan
Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Kebakaran di Cipete Utara, 17 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Terobos Pos Pengawasan di Cakung, Pengendara Mobil Tabrak Petugas Satpol PP

Megapolitan
Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Ingin Beli Suzuki Shogun, Pria Ini Ternyata Temukan Motornya yang Dicuri

Megapolitan
Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Beroperasi Sejak 2017, 32.760 Janin Digugurkan di Klinik Aborsi Ilegal Jakarta Pusat

Megapolitan
Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Jika Kampanye Sebelum 26 September, Paslon Pilkada Tangsel Bisa Dipidana

Megapolitan
UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

UPDATE 23 September: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.187 Orang

Megapolitan
Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Kinik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Promosikan Jasa lewat Web dan Medsos

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Hotel Bintang Dua di Bekasi Ini Tidak Akan Terima Tamu

Megapolitan
Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Bandar Narkoba Kabur dari Tahanan, 4 Petugas Lapas Kelas I Tangerang Diperiksa

Megapolitan
Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Menolak Ditindak karena Tak Pakai Masker, Pria Ini Malah Minta Ditembak Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X