Anggaran Program OK OCE Rp 82 Miliar, Ini Rinciannya - Kompas.com

Anggaran Program OK OCE Rp 82 Miliar, Ini Rinciannya

Kompas.com - 22/11/2017, 15:11 WIB
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (16/11/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (16/11/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan Perdagangan DKI Jakarta menganggarkan anggaran sebesar Rp 82 miliar untuk program kewirusahaan One Kecamatan One Center Entrepreneurship ( OK OCE).

Secara eksplisit program tersebut tidak dinamakan program OK OCE karena Dinas UMKM memasukkan dana tersebut ke dalam program pembinaan dan pendampingan kewirausahan di masing-masing Suku Dinas Koperasi dan UMKM di tiap daerah.

Anggaran program OK OCE ini juga termasuk pembukaan tempat kumpul kreatif (co-working space), serta perekrutan pendamping kewirausahaan.

"Anggaran yang masih dalam pembahasan (dengan DPRD DKI) untuk OK OCE sebesar Rp 82 miliar. Tapi ini kan belum final," ujar Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/11/2017)

Baca juga : Pemprov DKI Anggarkan Rp 82 Miliar untuk Program OK OCE

KOMPAS.com Hasil Pembahasan Banggar DPRD DKI untuk Program OK OCE
Mengutip situs apbd.jakarta.go.id, anggaran pembinaan kewirausahaan untuk Sudin Koperasi dan UMKM Jakarta Pusat sebesar Rp 3,37 miliar, sedangkan pendamping kewirausahaan di kecamatan di Jakarta Pusat Rp 3,9 miliar.

Adapun anggaran untuk membuka co-working space dan betawi store di jakarta pusat sebesar Rp 2,38 mlliar. Pengelolaan co-working space dan betawi store sebesar Rp 2,5 miliar.

Anggaran pembinaan kewirausahaan di Sudin Koperasi dan UMKM Jakarta Utara untuk pembinaan kewirausahaan tingkat kecamatan sebesar Rp 3,37 miliar, pendampingan kewirausahaan tingkat kecamatan sebesar Rp 2,94 miliar.

Adapun anggaran pembinaan kewirausahan di tingkat kecamatan di Sudin Koperasi dan UMKM Jakarta Barat sebesar Rp 3,3 miliar, pendampingan kewirausahaan untuk tingkat kecamatan sebesar Rp 3,8 miliar, dan anggaran untuk membuka co-working space sebesar Rp 4,6 miliar.

Sudin Koperasi dan UMKM Jakarta Selatan mendapat anggaran sebesar Rp 4,7 miliar untuk pendampingan kewirausahaan untuk tingkat kecamatan. Anggaran pembinaan kewirausahaan sebesar Rp 3,37 miliar. Pembukaan co-working space sebesar Rp 3,4 miliar. Pengelolaan co-working space dan dan betawi store sebesar Rp 1,1 miliar.

Anggaran pendampingan untuk kewirausahaan untuk tingkat kecamatan di Sudin Koperasi dan UMKM Jakarta Timur sebesar Rp 4,7 miliar, pembukaan co-working space dan betawi store sebesar Rp 3,3 miliar. Adapun pengelolaan co-working space dan betawi store sebesar Rp 1,15 miliar.

Dinas Koperasi dan UMKM DKI Jakarta menganggarkan anggaran pembinaan kewirausahaan di Kepulauan Seribu sebesar Rp 626 juta. Adapun untuk pendampingan kewirausahaan tingkat kecamatan di Kepulauan Seribu sebesar Rp 928 juta.

Dinas Koperasi dan UMKM DKI Jakarta juga menganggarkan pembangunan co-working space dan betawi store senilai Rp 3,47 miliar. Namun, tidak dijelaskan di mana co-working space itu akan diadakan.

 

OK OCE merupakan program kewirausahaan yang diandalkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkampanye pada Pilkda DKI Jakarta 2017. Dengan adanya program OK OCE dtargetkan bisa menampung 200.000 wirausahawan baru di Jakarta sekaligus mengurangi angka pengangguran.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorIndra Akuntono

Terkini Lainnya

Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Pidato di Depan Ribuan Wisudawan Unpas, Sandiaga Berharap Lulusan Baru Ciptakan Lapangan Kerja

Regional
Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Sepasang Suami Istri di Kediri Berbagi Peran Mencuri

Regional
BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dan 30.000 Ekstasi dari Malaysia

Nasional
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual saat KKN UGM: Viral Lewat Balairungpress, Tuntutan DO Pelaku, hingga Upaya Penyelesaian

Regional
Curhat PKL soal 'Skybridge', Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

Curhat PKL soal "Skybridge", Senang Ada Lapak dan Takut Dagangan Sepi

Megapolitan
Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

Polisi Gerebek Pesta Mabuk Lem Anak-anak di Surabaya

Regional
Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

Bawaslu: KPU Belum Terjun ke Sulteng untuk Perbaikan Daftar Pemilih

Nasional
Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Pemprov Jabar Tetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Regional
Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

Korban Tewas akibat Pagar Tembok SD Tiba-tiba Roboh Jadi 2 Orang

Regional
Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

Kasus Suap Meikarta, 64 Orang Diperiksa sebagai Saksi

Regional
SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

SEA Umumkan Penerima Beasiswa untuk Kembangkan Ekonomi Digital

Edukasi
Wapres Kalla Minta Pembahasan RTRW Rehabilitasi Sulteng Pasca-bencana Dipercepat

Wapres Kalla Minta Pembahasan RTRW Rehabilitasi Sulteng Pasca-bencana Dipercepat

Nasional
Lewat eSIKLA, Pasien Tak Perlu Antre Lama untuk Berobat

Lewat eSIKLA, Pasien Tak Perlu Antre Lama untuk Berobat

Regional
Camat Menteng Usul PKL Sabang Direlokasi ke 'Park and Ride' Thamrin 10

Camat Menteng Usul PKL Sabang Direlokasi ke "Park and Ride" Thamrin 10

Megapolitan
Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

Internasional

Close Ads X