Kompas.com - 22/11/2017, 17:23 WIB
PPSU dari 7 kelurahan di Tanjung Priok mengecat dinding Taman BMW, Jumat (4/8/2017) Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comPPSU dari 7 kelurahan di Tanjung Priok mengecat dinding Taman BMW, Jumat (4/8/2017)
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - VP Corporate Communication PT ISS Indonesia, Mita Sampaguita Lamiran, menjelaskan mengenai kabar tentang pengelolaan PPSU oleh ISS. Kata Mita, belum ada kesepakatan semacam itu ketika pihaknya bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

"Dalam pertemuan tersebut, ISS berbagi informasi, belum ada bentuk kerja sama yang definitif," ujar Mita kepada Kompas.com, Rabu (22/11/2017).

Dalam pertemuan itu, kata Mita, PT ISS Indonesia menyampaikan komitmen mereka terkait penciptaan lapangan pekerjaan. Mengenai pengelolaan SDM dari tenaga kerja informal ke tenaga kerja formal, mereka tidak memiliki kesepakatan terkait pengelolaan pasukan oranye.

"Salah satu topik utama yang kami diskusikan adalah mengenai hal kebersihan dan lingkungan. Namun topik utama yang paling banyak kami diskusikan adalah masalah ketenagakerjaan," kata Mita.

Baca juga : Sandi Ingin PPSU yang Sudah Kerja 3 Tahun Jadi PNS

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) tetap akan dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan dirinya.

Baca juga : PPSU Disebut Tak Keruk Got, Warga Sunter Rela Bayar Petugas Rp 100.000

Sandi membantah informasi yang beredar di media sosial bahwa PT Integrated Service Solutions (ISS) Indonesia yang akan mengelola PPSU atau yang biasa disebut pasukan oranye tersebut. Sandi mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya akan mempelajari sistem yang diterapkan PT ISS Indonesia.

"Tidak sama sekali (PPSU dikelola ISS), (Pemprov DKI Jakarta) hanya belajar tentang best practice di ISS," ujar Sandi.

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi memimpin apel petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di lapangan Kecamatan Cilandak, Selasa (1/8/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi memimpin apel petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di lapangan Kecamatan Cilandak, Selasa (1/8/2017).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Megapolitan
Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Megapolitan
Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Megapolitan
Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Megapolitan
Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Megapolitan
Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Megapolitan
Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Megapolitan
Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Megapolitan
Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Megapolitan
Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Megapolitan
Polisi: Jangan Nekat Pakai Travel Gelap, Akan Ditindak!

Polisi: Jangan Nekat Pakai Travel Gelap, Akan Ditindak!

Megapolitan
Jelang Ramadhan, Omzet Penjual Kembang di TPU Srengseng Sawah Naik Berkali Lipat

Jelang Ramadhan, Omzet Penjual Kembang di TPU Srengseng Sawah Naik Berkali Lipat

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab Tidak Disiarkan Langsung di Media Nasional, Kuasa Hukum Ajukan Keberatan

Sidang Rizieq Shihab Tidak Disiarkan Langsung di Media Nasional, Kuasa Hukum Ajukan Keberatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X