Kompas.com - 24/11/2017, 13:18 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno seusai memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno seusai memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku belum mendapatkan undangan terkait reuni yang akan dilakukan alumni 212 di Monas, Jakarta Pusat, 2 Desember.

"Saya sudah lihat dan dengar justru dari media. Belum dapat sampai sekarang undangannya, belum ada di meja saya. Tetapi, katanya saya diundang," ujar Sandi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Terkait acara di Monas tersebut, Sandi menyerahkan sepenuhnya kepada Gubernur Anies Baswedan. Menurut dia, nantinya Anies yang akan memantau segala kegiatan di Monas.

Bagi Sandi, acara apa pun bisa digelar di Monas dengan catatan mampu menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: Rizieq Diharapkan Bisa Hadiri Reuni Akbar Alumni 212 di Monas

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama MUI dan GNPF MUI menyepakati beberapa hal untuk aksi 2 Desember 2016. Poin-poin kesepakatan itu dibeberkan dalam konferensi pers di kantor MUI, Jakarta, Senin (28/11/2016).Ambaranie Nadia K.M Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama MUI dan GNPF MUI menyepakati beberapa hal untuk aksi 2 Desember 2016. Poin-poin kesepakatan itu dibeberkan dalam konferensi pers di kantor MUI, Jakarta, Senin (28/11/2016).
"Intinya buat saya, pokoknya selama meningkatkan kesatuan dan persatuan daripada masyarakat dengan guyub rukun, kami ingin membangun Jakarta bersama-sama."

"Kita tidak ingin mengobarkan perpecahan atau saling menjatuhkan antarwarga. Pokoknya kami ingin membangun," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sandi mengatakan, sudah menjadi tugasnya bersama Anies dalam lima tahun ke depan untuk mengurangi kesenjangan yang ada di DKI Jakarta.

Baca juga: Kapolda Metro Imbau Reuni Akbar Alumni 212 Digelar di Istiqlal

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar membantu dan mendukungnya dalam mewujudkan hal tersebut.

"Kalau saya bisa mengutip, ada salah satu teman saya bilang, 'Bersatu saja kita belum tentu menang melawan persaingan. Sebab, saingan kita seluruh ASEAN, saingan kita seluruh dunia. Apalagi kalau kita terpecah belah.' Jadi, saya ingin mengimbau semua masyarakat untuk bersatu padu," ujar Sandi.

Baca juga: Kapolda Sarankan di Istiqlal, Ketua Presidium Mau Reuni 212 di Monas

Kondisi Monunen Nasional Senin 20/11/2017. Setiap Senin kawasan monas ditutup untuk dilakukan perawatanKompas.com/Setyo Adi Kondisi Monunen Nasional Senin 20/11/2017. Setiap Senin kawasan monas ditutup untuk dilakukan perawatan

Kompas TV Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengubah larangan acara keagamaan di kawasan Monas, Jakarta.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Berencana Buka Tempat Wisata Saat Nataru, asal...

Pemkot Tangsel Berencana Buka Tempat Wisata Saat Nataru, asal...

Megapolitan
Tahun Depan, Sumur Resapan di Jakarta Barat Akan Diperdalam dan Dipersempit

Tahun Depan, Sumur Resapan di Jakarta Barat Akan Diperdalam dan Dipersempit

Megapolitan
1 Pelajar Meninggal Dunia Setelah Terluka Dalam Tawuran di Serpong

1 Pelajar Meninggal Dunia Setelah Terluka Dalam Tawuran di Serpong

Megapolitan
Cerita Kakek Selamat dari Kebakaran Tambora: Dengar Suara Kobaran Api dalam Lelap

Cerita Kakek Selamat dari Kebakaran Tambora: Dengar Suara Kobaran Api dalam Lelap

Megapolitan
Warga Pasar Kemis Tertipu Setelah Diimingi Minyak Goreng Murah, Rugi Rp 631 Juta

Warga Pasar Kemis Tertipu Setelah Diimingi Minyak Goreng Murah, Rugi Rp 631 Juta

Megapolitan
Saat Mobil Milik Ketua DPP PSI Terperosok Sumur Resapan yang Ambles dan Sopir Dituding Sengaja Bolak-balik

Saat Mobil Milik Ketua DPP PSI Terperosok Sumur Resapan yang Ambles dan Sopir Dituding Sengaja Bolak-balik

Megapolitan
Uang Sumbangan Masjid di Pasar Rebo Digasak Maling untuk Ketiga Kali

Uang Sumbangan Masjid di Pasar Rebo Digasak Maling untuk Ketiga Kali

Megapolitan
UNJ Buat Peraturan Pencegahan Kekerasan Seksual Setelah Ada Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen

UNJ Buat Peraturan Pencegahan Kekerasan Seksual Setelah Ada Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen

Megapolitan
Ketua PSI Bantah Mobilnya Sengaja Bolak-Balik sebelum Terperosok di Sumur Resapan

Ketua PSI Bantah Mobilnya Sengaja Bolak-Balik sebelum Terperosok di Sumur Resapan

Megapolitan
Lima Jenazah Korban Kebakaran Tambora Akan Disemayamkan di Jelambar

Lima Jenazah Korban Kebakaran Tambora Akan Disemayamkan di Jelambar

Megapolitan
Sumur Resapan, Proyek “Kejar Tayang” Anies yang Ancam Keselamatan Warga

Sumur Resapan, Proyek “Kejar Tayang” Anies yang Ancam Keselamatan Warga

Megapolitan
Puluhan Warga Gembor, Kota Tangerang, Jadi Korban Penipuan, Kerugian Capai Rp 60 Miliar

Puluhan Warga Gembor, Kota Tangerang, Jadi Korban Penipuan, Kerugian Capai Rp 60 Miliar

Megapolitan
Soal Pengamanan Sidang Offline Munarman, Polisi Tunggu Informasi Intelejen

Soal Pengamanan Sidang Offline Munarman, Polisi Tunggu Informasi Intelejen

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Kemang Belum Selesai Dibongkar

Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Kemang Belum Selesai Dibongkar

Megapolitan
Polisi: Ada 14 Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 2 Bulan, Paling Banyak akibat Kelalaian Sopir

Polisi: Ada 14 Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 2 Bulan, Paling Banyak akibat Kelalaian Sopir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.