Dengan Kereta, Ke Bandara Soekarno-Hatta hanya 50 Menit

Kompas.com - 28/11/2017, 22:23 WIB
Penampakan Stasiun Sudirman Baru, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comPenampakan Stasiun Sudirman Baru, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto menyatakan, waktu tempuh kereta bandara dari Stasiun Manggarai di Jakarta Selatan menuju Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten, kurang dari satu jam.

"Hitungan kami sih dari Manggarai sampai ke Bandara Soekarno-Hatta sekitar 50 menitan," kata Heru di Stasiun Sudirman Baru, Selasa (28/11/2017).

Kecepatan kereta berkisar 40 hingga 50 kilometer per jam. Pada uji coba kedua yang dilakukan hari ini kecepatan kereta bandara masih belum maksimal.

Baca juga : Akan Dilintasi Kereta Bandara, Begini Penampakan Stasiun Sudirman Baru

Menurut VP Public Relation PT KAI Agus Komarudin, pada uji coba kedua pada hari ini kecepatan kereta melambat setelah Stasiun Batu Ceper. Alasannya, rel baru dipasang dan masih butuh sejumlah penyesuaian.

"Ini uji coba kedua dengan rangkaian penuh. Sekarang kecepatan kita 60-70 kilometer per jam (Duri menuju Batu Ceper). Tapi nanti setelah Batu Ceper bakal lebih lambat jadi sekitar 20 kilometer per jam karena relnya masih baru," kata Agus.

Pada uji coba hari ini ada sejumlah bagian rel yang akan disetel ulang. Menurut Agus, proses penyetelan tersebut diperlukan karena rel masih baru dipasang dan ketegangannya perlu terus disesuaikan seiring dengan situasi, misalnya hujan dan beban dari uji coba terdahulu.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Bandara Soekarno-Hatta Tangkap Penyebar Hoaks Virus Corona

Polres Bandara Soekarno-Hatta Tangkap Penyebar Hoaks Virus Corona

Megapolitan
Longsor di Area Pemakaman Bogor, Belasan Mayat Hilang

Longsor di Area Pemakaman Bogor, Belasan Mayat Hilang

Megapolitan
Pengacara Sopir Taksi Online yang Didakwa Merampok Ungkap Siapa Pelaku Sebenarnya

Pengacara Sopir Taksi Online yang Didakwa Merampok Ungkap Siapa Pelaku Sebenarnya

Megapolitan
Korban Banjir Minta Sekda DKI Tak Permainkan Perasaan Warga, Tak Ada Nikmatnya Kebanjiran

Korban Banjir Minta Sekda DKI Tak Permainkan Perasaan Warga, Tak Ada Nikmatnya Kebanjiran

Megapolitan
Tahun Ini, PT MRT Jakarta akan Bentuk Perusahaan Patungan Bidang TOD dan Ticketing

Tahun Ini, PT MRT Jakarta akan Bentuk Perusahaan Patungan Bidang TOD dan Ticketing

Megapolitan
Suka dan Duka Maulana, Penjaga Makam Terluas di Jakarta Barat

Suka dan Duka Maulana, Penjaga Makam Terluas di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi Tangguhkan Penahanan Penabrak Ibu Hamil hingga Tewas di Palmerah

Polisi Tangguhkan Penahanan Penabrak Ibu Hamil hingga Tewas di Palmerah

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 4 Begal yang Bacok dan Rampas Motor Petugas PPSU

Polisi Kantongi Identitas 4 Begal yang Bacok dan Rampas Motor Petugas PPSU

Megapolitan
Banjir di Bekasi Berulang, Pengamat: Tidak Heran, Dulunya Itu Rawa

Banjir di Bekasi Berulang, Pengamat: Tidak Heran, Dulunya Itu Rawa

Megapolitan
KCIC hingga Tol Kalimalang Dianggap Penyebab Banjir, Ini Solusi Pemkot Bekasi

KCIC hingga Tol Kalimalang Dianggap Penyebab Banjir, Ini Solusi Pemkot Bekasi

Megapolitan
70 Persen Warga Binaan di Lapas Pemuda Tangerang Terkait Kasus Narkoba

70 Persen Warga Binaan di Lapas Pemuda Tangerang Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Jasad Dua Orang Tenggelam Saat Banjir di Bekasi Ditemukan

Jasad Dua Orang Tenggelam Saat Banjir di Bekasi Ditemukan

Megapolitan
Kelebihan Kapasitas di Lapas Pemuda Tangerang Hampir 3 Kali Lipat

Kelebihan Kapasitas di Lapas Pemuda Tangerang Hampir 3 Kali Lipat

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Vitalia Sesha dan Kekasihnya Terkait Narkoba

Kronologi Penangkapan Vitalia Sesha dan Kekasihnya Terkait Narkoba

Megapolitan
Ray Rangkuti: Banjir Makin Parah, Pemprov DKI Hanya Menyelamatkan Formula E

Ray Rangkuti: Banjir Makin Parah, Pemprov DKI Hanya Menyelamatkan Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X