Tak Punya IMB, Sejumlah Bangunan di Bojong Gede Dibongkar

Kompas.com - 30/11/2017, 22:23 WIB
Petugas Satpol PP Kabupaten Bogor sedang merobohkan salah satu bangunan yang tak memiliki surat IMB di Jalan Raya Bojonggede, Kampung Gedong, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Kamis (30/11/2017). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahPetugas Satpol PP Kabupaten Bogor sedang merobohkan salah satu bangunan yang tak memiliki surat IMB di Jalan Raya Bojonggede, Kampung Gedong, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Kamis (30/11/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

DEPOK, KOMPAS.com - Isak tangis warga mengiringi pembongkaran ratusan bangunan yang tak punya izin mendirikan bangunan (IMB) di sepanjang Jalan Raya Bojonggede Kampung Gedong, Kelurahan/Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/11/2017).

Beberapa pemilik bangunan menangis histeris karena tidak kuasa melihat tempat tinggal dan usaha mereka dibongkar. Sejumlah pemilik bangunan lainnya terlihat mengemasi barang-barang.

Eksekusi bangunan tanpa IMB itu bukan tanpa perlawanan. Protes dilakukan warga karena sudah menghuni rumah mereka lebih dari 20 tahun dan merasa memiliki surat-surat yang sah atas bangunan yang ditempati.

"Kami punya surat-surat yang sah. Kami punya akta jual-beli, ada sertifikat, kenapa dibongkar? Pengajuan IMB kami sudah lakukan, kenapa tetap dibongkar?" kata Amelia, seorang warga, di hadapan para petugas Satpol PP.

Amelia, yang berusaha katering di rumahnya yang dibongkar itu, hanya bisa menangis saat  rumahnya diratakan dengan tanah.

Salah satu kuasa hukum warga, Parsiholan dari Pusat Bantuan Hukum Peradi Cibinong, kecewa dengan pembongkaran itui. Menurut dia, bangunan-bangunan itu mempunyai surat-surat kepemilikan.

Pembongkaran itu melibatkan sekitar 300 personel pihak gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), polisi, dan TNI. Petugas melakukan pembongkaran bangungan sejak pukul 09.00 WIB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Megapolitan
Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Megapolitan
UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X