Pemegang KJP Gratis Masuk Ancol, Sandi Merasa Ada Keadilan di Jakarta

Kompas.com - 01/12/2017, 19:18 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (27/11/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (27/11/2017).
|
EditorKurnia Sari Aziza

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai peluncuran program gratis masuk Ancol untuk para pemegang Kartu Jakarta Pintar ( KJP) merupakan momen bersejarah.

"Hari ini bahagia sekali saya bisa hadir di acara historical menurut kami, ini bersejarah karena Ancol, saya apresiasi manajemen Pak Paul (Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Paul Tehusijarana) dan timnya bahwa kami bisa menghadirkan rasa keadilan kembali kepada warga Jakarta," ujar Sandi di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2017).

Meskipun layanan ini disediakan untuk ratusan bahkan ribuan pemegang kartu KJP, Sandi meyakini, pihak Ancol tak akan mengalami kerugian.

"Saya kok yakin ya begitu exposure-nya meningkat, nett-nya, ujungnya tidak akan menimbulkan kerugian. Justru akan meningkatkan exposure daripada Ancol," kata Sandi.

Baca juga : Satu Pendamping Pemegang KJP Usia SD dan SMP Juga Gratis Masuk Ancol

Wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat bernyanyi bersama pemusik Betawi di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat bernyanyi bersama pemusik Betawi di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2017).
Selain itu, Sandi belum dapat memastikan apakah nantinya program ini akan diperluas untuk seluruh warga Jakarta, tak hanya pemegang KJP.

Ia mengatakan, saat ini tujuan utama peluncuran program ini adalah untuk menghadirkan rasa keadilan dan membahagiakan pemegang KJP yang merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Jadi nanti kita lihat pembaharuan kebijakannya apa. Tapi untuk hari ini Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) dan Pak Paul meluncurkan program ini untuk mengembalikan rasa keadilan, dan ini juga positif bagi sistem pendidikan kita karena (dengan berekreasi) akan membuka wawasan bagi pemegang kartu KJP," ujarnya.

Baca juga : Mulai Hari Ini, Pemegang KJP Masuk Ancol Gratis

Mulai hari ini, siswa siswi pemegang KJP dapat menikmati layanan masuk Ancol gratis. Agar program ini dapat berjalan dengan baik, maka disusun sejumlah syarat dan ketentuan.

Fasilitas gratis yang dapat dinikmati para pemegang KJP ini adalah bus Wara Wiri, kereta wisata Sato-Sato, pantai Ancol, pasir putih sepanjang 3,5 kilometer, taman fitness dan Ruang Terbuka Hijau (Allianz Ecopark).

Program masuk Ancol gratis ini hanya berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan saat masa liburan sekolah. Waktu kunjungannya pun dibagi berdasarkan wilayah kota administrasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

UPDATE Covid-19 2 April: Depok Tambah 4 Pasien Positif dan 1 Suspect Wafat

Megapolitan
Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Ada yang Kecewa tetapi Memaklumi Mantan Kapolsek Kembangan Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi Corona

Megapolitan
Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Sudah Ada 20 Pasien Covid-19 yang Sembuh dari RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X