Pekan Ini, Berkas Perkara Ahmad Dhani Dilimpahkan ke Kejaksaan - Kompas.com

Pekan Ini, Berkas Perkara Ahmad Dhani Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kompas.com - 06/12/2017, 14:10 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/12/2017).Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan berencana melimpahkan berkas perkara kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian dengan tersangka Ahmad Dhani ke kejaksaan pekan ini.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, penyidik masih melengkapi syarat formal berkas tersebut.

"Pekan ini mungkin tahap satu (berkas perakara Ahmad Dhani). Kami sudah lakukan koordinasi-koordinasi sebelumnya, untuk sementara ini kelihatannya sudah cukup," ujar Iwan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/12/2017).

Iwan berharap, jika berkas tersebut sudah dikirimkan, pihak kejaksaan menyatakan lengkap atau P-21. Dengan demikian, kasus tersebut bisa segera disidangkan.

Baca juga: Diperiksa 24 Jam, Ahmad Dhani Dicecar 27 Pertanyaan

Ahmad Dhani tiba di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2017). Dhani datang memenuhi panggilan kepolisian untuk penyidikan dirinya yang berstatus tersangka dalam kasus ujaran kebencian.KOMPAS.com/SETYO ADI Ahmad Dhani tiba di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2017). Dhani datang memenuhi panggilan kepolisian untuk penyidikan dirinya yang berstatus tersangka dalam kasus ujaran kebencian.
"Jadi setelah itu kirim secara formal, kemudian nanti kalau sudah di P-21 kami panggil lagi Saudara Ahmad Dhani untuk diserahkan ke kejaksaan," kata Iwan.

Dhani dilaporkan oleh Jack Lapian, pendiri BTP Network, atas tuduhan melanggar Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Pada 6 Maret 2017, Ahmad Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Ahok.


Kompas TV Pengacara Dhani, Hendarsam Marantoko, menyatakan, kliennya ditanya 27 pertanyaan.

EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X